TribunPontianak/

Liputan Khusus

Tunjangan Khusus Guru Mengacu Pada SK Kementerian PDT dan Transmigrasi

Tahun ini, tunjangan khusus mengacu pada data atau SK dari Kementerian PDT dan Transmigrasi.

Tunjangan Khusus Guru Mengacu Pada SK Kementerian PDT dan Transmigrasi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RIDHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kalimantan Barat (Kalbar), Kusnadi saat ditemui di ruang kerjanya, Jalan Sultan Syahrir Pontianak, Rabu (6/9/2017). 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Ridhoino Kristo Sebastianus Melano

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kepala Bidang (Kabid) Pembinaan Ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Kalimantan Barat (Kalbar), Kusnadi mengatakan, ada beberapa tunjangan bagi tenaga pendidik.

Pertama tunjangan profesi dalam bentuk sertifikasi dalam rangka menghargai keprofesiannya. Jumlahnya satu bulan gaji bagi mereka yang sudah sertifikasi.

Bagi yang belum, mereka mendapatkan tunjangan tamsil yang diperuntukkan bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang belum sertifikasi.

"Sedangkan tunjangan sertifikasi, bisa ASN bisa non ASN," katanya, Rabu (6/9/2017).

(Baca: Ini Tanggapan Pengamat Pendidikan Soal Tunjangan Khusus Guru Perbatasan )

Tunjangan lain adalah tunjangan khusus. Tunjangan ini diperuntukkan bagi mereka yang mengajar di daerah terpencil, terisolir dan tertinggal.

Tunjangan khusus ini tidak semua tenaga pendidik mendapatkannya. Apalagi tahun ini, tunjangan khusus mengacu pada data atau SK dari Kementerian PDT dan Transmigrasi.

"Dulu sebelumnya mengacu pada SK Bupati, maka mereka bisa diusulkan mendapat tunjangan khusus," jelasnya.

Tunjangan khusus tahun ini, tidak hanya bagi daerah terpencil, tetapi ada kriteria lainnya lagi yaitu daerah sangat terpencil.

Halaman
12
Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Rizky Zulham
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help