Ramadhan 2026

Iktikaf di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Panduan dan Keutamaannya

Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.
IKTIKAF BULAN RAMADHAN - Ilustrasi seorang pria yang melakukan iktikaf pada 10 malam terakhir untuk meraih keberkahan. Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu. 

Agar iktikaf dianggap sah secara syariat, terdapat beberapa syarat yang harus dipenuhi:

  1. Beragama Islam.
  2. Berakal atau tidak mengalami gangguan akal.
  3. Suci dari hadas besar, sehingga orang yang dalam keadaan junub, haid, atau nifas tidak diperbolehkan beriktikaf sebelum bersuci.

Hukum Melaksanakan Iktikaf

Secara umum, hukum iktikaf adalah sunnah. Namun dalam kondisi tertentu, hukumnya dapat berubah menjadi wajib, makruh, atau haram.

  • Sunnah, jika dilakukan mendapat pahala dan jika ditinggalkan tidak berdosa.
  • Wajib, apabila seseorang telah bernazar untuk melaksanakan iktikaf.
  • Haram, jika seorang istri atau hamba sahaya melaksanakan iktikaf tanpa izin dari suami atau tuannya.
  • Makruh, apabila seorang perempuan melaksanakan iktikaf dengan perilaku yang dapat menimbulkan fitnah meskipun telah mendapat izin.

Waktu Pelaksanaan Iktikaf

Iktikaf dapat dilakukan kapan saja, bahkan pada waktu-waktu yang tidak dianjurkan untuk melaksanakan salat. Namun, waktu yang paling utama adalah pada sepuluh malam terakhir bulan Ramadhan.

Hal ini karena pada periode tersebut terdapat keutamaan malam Lailatul Qadar yang dirahasiakan oleh Allah SWT.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

 

 

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved