Ramadhan 2026

Iktikaf di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Panduan dan Keutamaannya

Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.

Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.
IKTIKAF BULAN RAMADHAN - Ilustrasi seorang pria yang melakukan iktikaf pada 10 malam terakhir untuk meraih keberkahan. Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu. 

Ringkasan Berita:
  • Iktikaf adalah ibadah berdiam diri di masjid dengan tujuan mendekatkan diri kepada Allah SWT, memperbanyak shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, dan amalan baik lainnya. 
  • Ibadah ini dianjurkan terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar.
  • Niat Iktikaf dibedakan menjadi:  Mutlak : tanpa batas waktu, Terikat waktu: misal satu hari, malam, atau bulan., Nazar: fardu karena nazar.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Bulan Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan yang menjadi momen terbaik bagi umat Islam untuk meningkatkan kualitas ibadah.

Salah satu amalan sunnah yang sangat dianjurkan, terutama pada sepuluh malam terakhir Ramadhan, adalah i'tikaf atau iktikaf.

Ibadah ini menjadi kesempatan bagi seorang muslim untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dengan lebih fokus, meninggalkan kesibukan dunia, serta memperbanyak ibadah di masjid.

Dalam menyambut hari-hari terakhir bulan kesembilan tahun Hijriah ini, setiap Muslim dianjurkan untuk menjalani itikaf di masjid, yaitu berdiam dan menunaikan berbagai amalan ibadah di dalamnya dalam rangka mendekatkan diri kepada Allah swt dan meraih lailatul qadar.

Tips Ibadah Malam Lailatul Qadar bagi Wanita yang Sedang Haid

Pengertian Iktikaf

Secara bahasa, iktikaf berasal dari kata "akafa–ya’kifu–ukufan".

Jika dikaitkan dengan frasa an al-amr, maknanya adalah mencegah.

Sementara jika digabungkan dengan kata ‘ala, maka artinya menjadi menetapi atau tetap berada dalam suatu keadaan.

Dari sini, kata iktikaf berkembang menjadi i’takafa-ya’takifu-i’tikafan, yang bermakna menetap atau tinggal di suatu tempat untuk tujuan tertentu.

Dalam istilah syariat, iktikaf merujuk pada aktivitas berdiam diri di masjid dengan niat mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Dengan demikian ada juga yang artinya berdiam diri atau menetap dalam sesuatu. 

Selama menjalankan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan memperbanyak ibadah seperti shalat, dzikir, membaca Al-Qur’an, serta melakukan berbagai amalan baik lainnya.

Tujuan utamanya adalah meningkatkan keimanan sekaligus menjauhkan diri dari perbuatan yang tidak bermanfaat atau tercela

Sedangkan, menurut istilah, arti iktikaf adalah berdiam diri di dalam masjid, dan menyibukkan diri dengan melakukan amalan-amalan tertentu yang layak dilakukan di dalamnya. Iktikaf harus dilakukan dengan tata cara dan niat karena Allah SWT.

Melalui iktikaf, seorang Muslim diharapkan dapat lebih fokus berdoa, membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan amal kebaikan.

Anjuran melaksanakan iktikaf pada sepuluh malam terakhir Ramadhan disebutkan dalam hadis berikut:

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved