Ramadhan 2026

Iktikaf di Sepuluh Malam Terakhir Ramadhan: Panduan dan Keutamaannya

Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu.

Tayang:
Editor: Dhita Mutiasari
Freepik.
IKTIKAF BULAN RAMADHAN - Ilustrasi seorang pria yang melakukan iktikaf pada 10 malam terakhir untuk meraih keberkahan. Sebelum melaksanakan iktikaf, seorang Muslim dianjurkan untuk membaca niat terlebih dahulu. 

Arab latin: Nawaitu an a'takifa fi hadzal masjidi syahran mutatabi'an.

Artinya: "Aku berniat iktikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut karena Allah."

3. Niat Iktikaf Terikat Waktu dan Terus-Menerus (Nazar)

Jika seseorang melaksanakan iktikaf karena nazar, maka status iktikaf tersebut menjadi fardu sehingga harus disebutkan dalam niatnya.

Berikut bacaan niat iktikaf nazar:

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu an a'takifa fi hadzal masjidi fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat iktikaf di masjid ini fardu karena Allah."

Apabila iktikaf nazar dilakukan selama satu bulan penuh secara berturut-turut, maka niatnya adalah sebagai berikut:

نَوَيْتُ أَنْ أَعْتَكِفَ فِي هَذَا الْمَسْجِدِ شَهْرًا مُتَتَابِعًا فَرْضًا للهِ تَعَالَى

Arab latin: Nawaitu an a'takifa fi hadzal masjidi syahran mutatabi'an fardhan lillahi ta'ala.

Artinya: "Aku berniat iktikaf di masjid ini selama satu bulan berturut-turut fardu karena Allah."

Keutamaan Iktikaf di Bulan Ramadhan

Ibadah iktikaf tidak sekadar berdiam diri di masjid, tetapi juga menjadi kesempatan bagi seorang Muslim untuk melakukan introspeksi diri dan meningkatkan kualitas spiritual.

Melalui iktikaf, umat Islam dapat lebih fokus dalam beribadah, memperbanyak doa, membaca Al-Qur’an, serta memohon ampunan kepada Allah SWT.

Selain itu, iktikaf juga menjadi salah satu cara untuk meraih malam Lailatul Qadar yang penuh keberkahan pada sepuluh malam terakhir Ramadhan.

Rukun Iktikaf

Pelaksanaan iktikaf memiliki dua rukun utama, yaitu:

  1. Niat iktikaf, baik untuk iktikaf sunnah maupun iktikaf nazar. Jika seseorang bernazar untuk melakukan iktikaf, maka ia wajib menunaikan nazar tersebut dengan niat iktikaf sebagai bentuk pemenuhan janji.
  2. Berdiam diri di masjid, baik dalam waktu singkat maupun lama sesuai kemampuan orang yang melaksanakannya (mutakif). Iktikaf dapat dilakukan pada siang maupun malam hari.

Syarat Sah Iktikaf

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved