Ragam Contoh

Doa Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 30 Hari Sesuai Sunah Lengkap Arab, Latin, Artinya

berbuka puasa adalah momen penuh rasa syukur setelah seharian menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
SAHUR RAMADAN- Sahur memiliki kedudukan khusus karena menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan umat-umat sebelumnya, sebagaimana dianjurkan oleh Muhammad. Tidak hanya itu, pembahasan juga dilengkapi dengan penjelasan sunnah-sunnah yang dianjurkan agar ibadah Ramadan 2026 semakin sempurna dan khusyuk. 

Arab:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin: Allahumma laka shumtu wa ‘alaa rizqika afthartu.

Artinya: “Ya Allah, untuk-Mu aku berpuasa, dan dengan rezeki-Mu aku berbuka.”

Doa ini juga sering dibaca dalam versi yang lebih lengkap, yakni:

Arab:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

Latin: Allahumma laka shumtu wa bika aamantu wa’ala rizqika afthortu birohmatika ya arhamarrahimin.

Artinya: “Ya Allah, Dzat yang Maha Pemurah dari segalanya, untuk-Mu aku berpuasa dan dengan rezeki serta kasih sayang-Mu aku berbuka.”

Doa Ketiga (HR. Ibnu Sunni dari Mu’adz bin Zahrah):

Arab:

الحَمْدُ لِلَّهِ الَّذي أعانَنِي فَصَمْتُ، وَرَزَقَنِي فأفْطَرْتُ

Latin: Alhamdulillahilladzi a’aananii fashamtu, wa razaqanii faafthartu.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang menolongku sehingga aku dapat berpuasa, dan yang memberi rezeki kepadaku sehingga aku dapat berbuka.”

Doa Keempat (HR. Ibnu Sunni dari Ibnu Abbas):

Arab:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْنا، وَعلى رِزْقِكَ أَفْطَرْنا، فَتَقَبَّلْ مِنَّا إنَّكَ أنْتَ السَّمِيعُ العَلِيمُ

Latin: Allahumma shumnaa, wa ‘alaa rizqika aftharnaa, fataqabbal Minna innaka antas samii’ul ‘aliim.

Artinya: “Ya Allah, karena Engkau kami berpuasa, dan dengan rezeki-Mu kami berbuka, maka terimalah puasa kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar dan Maha Mengetahui.”

Doa Kelima (HR. Ibnu Majah dan Ibnu Sunni dari Ibnu Umar):

Arab:

اللهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ بِرَحْمَتِكَ الَّتِي وَسِعَتْ كُلَّ شَيْءٍ أَنْ تَغْفِرَ لِي

Latin: Allahumma inni asaluka birahmatikallatii wasi’at kulla syaiin antaghfira lii.

Artinya: “Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dengan rahmat-Mu yang meliputi segala sesuatu, agar Engkau mengampuniku.”

Sunnah Berbuka Puasa

Seperti sahur, berbuka pun memiliki sejumlah amalan sunnah bisa dilakukan agar dapat memaksimalkan amalan di bulan Ramadhan:

1. Menyegerakan Berbuka
Begitu azan Maghrib berkumandang, segerakan berbuka tanpa ditunda. Rasulullah SAW bersabda, “Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari dan Muslim). Menunda berbuka tanpa alasan syar’i justru bertentangan dengan sunnah.

2. Berbuka dengan Kurma atau Air Putih
Rasulullah SAW menganjurkan agar berbuka dimulai dengan kurma — bila ada — karena kurma mengandung keberkahan. Jika kurma tidak tersedia, cukup dengan air putih yang bersih. (HR. Tirmidzi dan Abu Dawud). Tradisi berbuka dengan gorengan atau makanan berat sebaiknya diposisikan setelah kurma dan air, bukan sebagai pilihan pertama.

3. Membaca Doa Sebelum Berbuka
Jangan langsung menyantap makanan begitu azan berkumandang. Luangkan sesaat untuk membaca doa berbuka terlebih dahulu. Ini bukan hanya sunnah, tapi juga cara terbaik memanfaatkan waktu mustajab yang Allah SWT berikan khusus bagi orang yang berpuasa.

4. Memperbanyak Doa Saat Berbuka
Waktu antara azan Maghrib dan menyantap makanan adalah momen emas untuk berdoa. Selain doa berbuka yang sudah diajarkan, manfaatkan pula momen ini untuk memanjatkan doa-doa lain yang selama ini tersimpan di hati — meminta ampunan, rezeki, kesehatan, atau hajat apapun yang diinginkan.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved