Ragam Contoh

Doa Sahur dan Berbuka Puasa Ramadan 30 Hari Sesuai Sunah Lengkap Arab, Latin, Artinya

berbuka puasa adalah momen penuh rasa syukur setelah seharian menahan lapar, dahaga, dan hawa nafsu. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
SAHUR RAMADAN- Sahur memiliki kedudukan khusus karena menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan umat-umat sebelumnya, sebagaimana dianjurkan oleh Muhammad. Tidak hanya itu, pembahasan juga dilengkapi dengan penjelasan sunnah-sunnah yang dianjurkan agar ibadah Ramadan 2026 semakin sempurna dan khusyuk. 

Latin: Alhamdulillahil ladzi ath’amana wa saqana wa ja’alana minal muslimin.

Artinya: “Segala puji bagi Allah yang telah memberi kami makan dan minum serta menjadikan kami termasuk orang-orang Muslim.”

Sunnah Melaksanakan Sahur

Sahur bukan sekadar makan sebelum fajar. Di dalamnya terdapat beberapa amalan sunnah yang bila dijalankan, akan menambah bobot keberkahan ibadah puasa:

1. Mengakhirkan Waktu Sahur
Rasulullah SAW menganjurkan sahur dilakukan mendekati waktu Subuh, bukan di tengah malam. Dalam riwayat Anas bin Malik dari Zaid bin Tsabit, jarak antara selesai makan sahur dan azan Subuh diperkirakan hanya sepanjang waktu membaca 50 ayat Al-Qur’an. Ini menunjukkan betapa dekatnya sahur dianjurkan dengan waktu fajar.

2. Tidak Melewatkan Sahur Meski Sedikit
Rasulullah SAW bersabda, “Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur terdapat keberkahan.” (HR. Bukhari dan Muslim). Bahkan jika hanya tersisa seteguk air, sahur tetap dianjurkan. Selain menguatkan tubuh untuk berpuasa, sahur juga menjadi pembeda antara puasa umat Islam dengan puasa umat terdahulu.

3. Memanfaatkan Waktu Sepertiga Malam Terakhir
Waktu sahur berhimpitan dengan sepertiga malam terakhir salah satu waktu paling mustajab untuk berdoa. Maka selain makan, manfaatkan momen sahur untuk memperbanyak istighfar, dzikir, dan doa-doa pribadi kepada Allah SWT.

Doa Buka Puasa Ramadhan

Berbuka puasa adalah saat yang paling ditunggu. Dan lebih dari sekadar melepas lapar, waktu berbuka merupakan salah satu momen terkabulnya doa.

Rasulullah SAW bersabda bahwa tiga orang yang doanya tidak tertolak adalah: pemimpin yang adil, orang berpuasa saat berbuka, dan orang yang dizalimi. (HR. Tirmidzi)

Imam al-Nawawi dalam kitab al-Adzkar mencatat lima pilihan doa berbuka puasa yang dapat diamalkan:

Doa Pertama (HR. Abu Daud dari Ibnu Umar):

Arab:

ذَهَبَ الظَّمَأُ، وَابْتَلَّتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: Dzahabazh zhama’u wabtallatil ‘uruuqu, wa tsabatal ajru in syaa Allah.

Artinya: “Telah hilang dahaga, tenggorokan pun telah basah, dan pahala telah ditetapkan, insya Allah.”

Doa Kedua (HR. Abu Daud dari Mu’adz bin Zahrah):

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved