Harga BBM Terkini
Pertamax Makin Mahal, Warga Pontianak Akui Aktivitas Harian Ikut Terdampak
Ia menjelaskan, kenaikan harga sangat terasa karena rutinitasnya yang mengandalkan kendaraan pribadi.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Chantika, warga Jalan Dr. Sutomo, Pontianak Kota, yang sehari-hari bekerja sebagai presenter di salah satu stasiun televisi lokal di Kota Pontianak. Aktivitasnya yang padat menuntut mobilitas tinggi, mulai dari berangkat kerja, hingga kegiatan di luar studio.
- Menanggapi kenaikan harga Pertamax, Chantika mengaku kecewa.
- Ia menjelaskan, kenaikan harga sangat terasa karena rutinitasnya yang mengandalkan kendaraan pribadi.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Kenaikan harga BBM jenis Pertamax dikeluhkan warga di Kota Pontianak karena dinilai memberatkan dan berdampak langsung pada aktivitas sehari-hari, terutama bagi pekerja dengan mobilitas tinggi.
Chantika, warga Jalan Dr. Sutomo, Pontianak Kota, yang sehari-hari bekerja sebagai presenter di salah satu stasiun televisi lokal di Kota Pontianak. Aktivitasnya yang padat menuntut mobilitas tinggi, mulai dari berangkat kerja, hingga kegiatan di luar studio.
Menanggapi kenaikan harga Pertamax, Chantika mengaku kecewa.
"Ya kecewa, tapi nggak tau mau gimana lagi, "ujarnya saat diwawancarai tribunpontianak.co.id, Rabu 10 Juni 2026.
Ia menjelaskan, kenaikan harga sangat terasa karena rutinitasnya yang mengandalkan kendaraan pribadi.
"Pasti berdampak , karena biasanya isi full tank 11 liter, kaliin aja sekarang kalau full tank berapa," katanya.
Dengan kebutuhan mobilitas yang tinggi sebagai presenter, Chantika mengaku sulit mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
"Susah mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, pekerjaan mobilitasnya membutuhkan kendaraan pribadi secara penuh," jelasnya.
Baca juga: Tanpa Pengumuman! Warga Pontianak Terkejut Harga Pertamax Meroket, Kini Pilih Pertalite
Beralih ke Jenis BBM Lain
Kondisi ini membuatnya mulai mempertimbangkan beralih ke BBM yang lebih terjangkau.
"Sepertinya akan menggunakan Pertalite , mau tidak mau, " ungkapnya.
Ia juga mengakui kenaikan harga BBM memengaruhi aktivitas di luar pekerjaan.
"Jelas, jadi mikir-mikir kalau mau keluar di luar agenda pekerjaan, karena boros di bensin," tuturnya.
Tak hanya itu, Chantika mulai mengubah prioritas pengeluaran, termasuk mengurangi kegiatan rekreasi.
"Mungkin bakal ngurangin healing gaya anak muda" ucapnya.
Menurutnya, kenaikan harga ini semakin terasa berat karena tidak diimbangi dengan peningkatan pendapatan.
| Sinta Keluhkan Harga BBM Naik di Pontianak Berdampak Pada Kebutuhan Pokok |
|
|---|
| Komunitas Motor Kayong Utara Keluhkan Biaya Operasional BBM |
|
|---|
| Tanpa Pengumuman! Warga Pontianak Terkejut Harga Pertamax Meroket, Kini Pilih Pertalite |
|
|---|
| Ojol Singkawang Keluhkan Harga Pertamax Meroket Rp16.250, Beban Ekonomi Kian Berat |
|
|---|
| BBM Mahal! Pengusaha Air Galon di Sambas Kalbar Mengeluh Untung Kian Menipis |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/terutama-bagi-pekerja-dengan-mobilitas-tinggi.jpg)