Cuaca Ekstrem Pontianak

Warga Tepian Sungai Kapuas Mulai Bersiap Hadapi Prakiraan Pasang Air Laut 2 Meter

Siti menuturkan, ketinggian air pada tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai sekitar satu meter hingga masuk ke dalam bangunan

Tayang:
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
PEDAGANG - Siti (60) Pedagang di Tepian Sungai Kapuas saat diwawancarai di Jalan Rahadi Usman, Tengah, Kecamatan Pontianak Kota, Kota Pontianak, Provinsi Kalbar, Minggu 17 Mei 2026. 
Ringkasan Berita:
  • Perempuan yang sudah lebih dari 40 tahun berada di kawasan tersebut itu mengatakan banjir rob bukan hal baru baginya.
  • Siti menuturkan, ketinggian air pada tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai sekitar satu meter hingga masuk ke dalam bangunan tempat ia berjualan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Warga tepian Sungai Kapuas Pontianak mulai menyiapkan antisipasi menghadapi prakiraan pasang air laut setinggi 2 meter pada 20 hingga 21 Mei 2026.

Salah satunya Siti (60), pedagang warung di kawasan Tepian Sungai Kapuas  mengaku akan bersiap menghadapi kemungkinan banjir rob seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Ya bagaimana persiapannya, siap-siap pelampung. Kalau ada pelampung ya pelampung,” ujarnya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 17 Mei 2026.

Perempuan yang sudah lebih dari 40 tahun berada di kawasan tersebut itu mengatakan banjir rob bukan hal baru baginya.

Bahkan, menurutnya, kawasan tersebut sudah sering terdampak pasang air sejak dulu.

Pontianak Terancam Tenggelam! Warga Bersiap Hadapi Banjir Rob 2 Meter 20-21 Mei 2026

Siti menuturkan, ketinggian air pada tahun-tahun sebelumnya bahkan pernah mencapai sekitar satu meter hingga masuk ke dalam bangunan tempat ia berjualan.

“Kalau dulu sih sampai 1 meter, kadang-kadang setengah meter. Kalau sekarang agak kurang karena jalannya sudah diperbaiki,” ucapnya.

Menurutnya, saat banjir datang dirinya biasanya hanya bisa bertahan sambil menjaga barang-barang yang ada di dalam warung maupun rumah.

Ia mengaku belum memastikan apakah barang dagangannya akan dipindahkan menjelang prediksi pasang air laut tersebut karena masih melihat perkembangan kondisi air nantinya.

“Ya liat gimana nanti tanggal 20-annya. Takutnya sudah capek angkut barang, ternyata tidak banjir,” katanya.

Meski begitu, ia memastikan dokumen dan barang penting akan lebih dulu diamankan apabila air mulai meninggi.

Ia berharap prakiraan pasang air laut tersebut tidak sampai menyebabkan banjir besar seperti yang pernah terjadi sebelumnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved