Cuaca Ekstrem Pontianak

Wali Kota Pontianak Minta Warga Waspada Cuaca Ekstrem dan Kenaikan Air Pasang

Menurutnya, periode November hingga Januari merupakan masa dengan potensi air pasang tertinggi.

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Ayu Nadila
WAWANCARA - Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa prakiraan cuaca satu tahun ke depan sudah dikeluarkan BMKG dan perlu menjadi dasar mitigasi, Sabtu 29 November 2025. 
Ringkasan Berita:
  • Yang pertama, kita sudah mengetahui satu tahun ke depan ramalan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Hari, tanggal, bulannya sudah tahu.
  • Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga terus dilakukan untuk memetakan wilayah rawan bencana. 
  • Menurutnya, periode November hingga Januari merupakan masa dengan potensi air pasang tertinggi.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Pemerintah Kota Pontianak mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi cuaca ekstrem dan kenaikan air pasang pada periode November hingga Januari. 

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, menyampaikan bahwa prakiraan cuaca satu tahun ke depan sudah dikeluarkan BMKG dan perlu menjadi dasar mitigasi, Sabtu 29 November 2025.

"Yang pertama, kita sudah mengetahui satu tahun ke depan ramalan cuaca yang dikeluarkan oleh BMKG. Hari, tanggal, bulannya sudah tahu," ujar Edi saat di wawancarai tribunpontianak.co.id di Aula Rumah Dinas Wali Kota. 

Ia menegaskan bahwa kolaborasi antarlembaga terus dilakukan untuk memetakan wilayah rawan bencana. 

Riset Paparkan Penyebab Stunting di Pontianak, Poltekkes Dorong Perbaikan Gizi Ibu Hamil

Menurutnya, periode November hingga Januari merupakan masa dengan potensi air pasang tertinggi.

"Di skala musim-musim bulan November, Desember, Januari ini kan air pasang yang tertinggi, ROB. Ketinggian bisa nanti mencapai 1,8 meter dari DPL," katanya.

Edi menjelaskan bahwa beberapa ruas jalan mulai menunjukkan genangan akibat kenaikan permukaan air. Kondisi akan semakin berisiko jika hujan lebat dipadu angin kencang.

"Yang jadi masalah, kalau misalnya cuaca ekstrem, selain hujan sangat lebat, tambah angin kencang, ini bisa menimbulkan genangan yang lebih tinggi dan bisa menimbulkan bencana," jelasnya.

Ia mengingatkan masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan, terutama yang tinggal di kawasan rawan genangan.

"Imbauan nya kita tetap waspada Yang paling penting adalah jangan membuang sampah sembarangan, apalagi di parit," tegasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved