Pontianak Terancam Tenggelam! Warga Bersiap Hadapi Banjir Rob 2 Meter 20-21 Mei 2026
Menurutnya, banjir biasanya terjadi saat air pasang bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang.
Penulis: Ferlianus Tedi Yahya | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Warga pesisir Sungai Kapuas di Pontianak mengaku siap menghadapi potensi banjir ROB pada 20–21 Mei 2026 dengan melakukan antisipasi sederhana seperti mengamankan barang elektronik ke tempat yang lebih tinggi.
- BMKG Maritim Pontianak memprediksi puncak pasang air laut mencapai 2 meter pada 20–21 Mei 2026 dan mengimbau masyarakat bantaran sungai tetap waspada karena kondisi cuaca hujan masih berpotensi terjadi di Kalimantan Barat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Warga yang tinggal di kawasan pesisir Sungai Kapuas, Kota Pontianak, mengaku siap menghadapi potensi banjir ROB yang diperkirakan terjadi pada 20–21 Mei 2026.
Ade, warga Gang Darsyad, Jalan Imam Bonjol, Pontianak, mengatakan masyarakat di kawasan bantaran sungai sudah cukup terbiasa menghadapi kondisi air pasang yang kerap memicu genangan.
Baca juga: 4 Desa di Silat Hulu Kapuas Hulu Kalbar Terandam banjir, Longsor Putus Akses Jalan Warga
“Banjir sih kalau sampai masuk rumah itu pernah tahun lalu,” katanya kepada tribunpontianak.co.id, Minggu 17 Mei 2026.
Menurutnya, banjir biasanya terjadi saat air pasang bersamaan dengan hujan deras dan angin kencang.
Warga Mulai Lakukan Antisipasi
Menghadapi potensi banjir ROB kali ini, Ade mengaku telah melakukan langkah antisipasi sederhana untuk mengurangi risiko kerusakan barang di rumah.
“Ya kalau antisipasi sih kayak biasa saja, paling barang-barang elektronik kita simpan di meja kayu yang sedikit lebih tinggi,” jelasnya.
Baca juga: Pontianak Terancam Banjir! Air Pasang Diprediksi Hantam Pontianak 20-21 Mei 2026, Catat Waktunya
Langkah serupa juga dilakukan sebagian warga pesisir lainnya yang memilih bersiap lebih awal karena khawatir genangan kembali memasuki rumah.
BMKG Prediksi Puncak Pasang 20–21 Mei
Sementara itu, berdasarkan data BMKG Maritim Pontianak, kondisi pasang air laut diperkirakan terjadi sejak 19 hingga 22 Mei 2026.
Kepala BMKG Maritim Pontianak, Raden Eko Sarjono, mengatakan puncak pasang diprakirakan terjadi pada 20 dan 21 Mei 2026 dengan ketinggian mencapai dua meter.
“Puncaknya diprakirakan terjadi pada tanggal 20 dan 21 Mei 2026, setinggi 2 meter,” ujarnya.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan kawasan pesisir, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir ROB.
“Terutama bagi masyarakat yang berada di bantaran sungai perlu untuk diwaspadai terhadap potensi terjadinya banjir rob ini,” imbuhnya.
Potensi Hujan Masih Tinggi
Selain fenomena pasang laut, BMKG juga memprakirakan sebagian besar wilayah Kalimantan Barat masih berpotensi diguyur hujan dalam beberapa hari ke depan.
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi tinggi rendahnya genangan banjir ROB di sejumlah kawasan pesisir dan bantaran sungai.
BMKG juga meminta masyarakat terus memantau perkembangan informasi cuaca dan peringatan dini banjir ROB melalui kanal resmi BMKG Maritim Pontianak agar dapat melakukan langkah antisipasi lebih cepat.
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Bhayangkara Presisi Masuk Final AVC 2026, Manager Tim: Terimakasih Atas Dukungan Masyarakat Kalbar |
|
|---|
| 4 Desa di Silat Hulu Kapuas Hulu Kalbar Terandam banjir, Longsor Putus Akses Jalan Warga |
|
|---|
| Jembatan Sungai Sasak Kapuas Hulu Nyaris Putus, Ancam Keselamatan Anak Sekolah dan Warga |
|
|---|
| Warga Desa Segar Wangi Ketapang Kepung Perusahaan RSM-BGA Group, Aparat Gabungan Diterjunkan |
|
|---|
| Koperasi Kelurahan Terusan Mempawah Resmi Beroperasi, Wabup Mempawah: Wujud Ekonomi Rakyat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/BANJIR-ROB-43df7.jpg)