TOPIK
Cuaca Ekstrem Pontianak
-
"Masyarakat diimbau harus antisipasi, kita tidak bisa memprediksi di mana roda angin melewati. Setelah kejadian baru kita lihat atap terbongkar
-
Namun demikian, ia mengingatkan bahwa potensi angin kencang tetap perlu diwaspadai. Menurutnya, koordinasi dengan pemerintah tingkat
-
Menurutnya, periode November hingga Januari merupakan masa dengan potensi air pasang tertinggi.
-
“Ini hancur karena jatuh, kayu-kayunya tidak ada ya lapuk. Patah karena jatuh, karena kontruksinya udah rusak,” ucapnya.
-
Burhanuddin menuturkan, bagian atap lapangan dua tiba-tiba terangkat dan beterbangan hingga menimpa kabel listrik.
-
"Pas pohon itu tumbang, semua langsung lari menyelamatkan diri. Untungnya tidak ada korban, motor-motor itu juga sempat diselamatkan,"
-
Dari pantauan tribunpontianak.co.id di lokasi, lembaran seng tampak berantakan dan sebagian rangka bangunan roboh.
-
Nasir menambahkan, pohon tumbang di Kawasan Jalan Ampera sempat menimpa rumah warga.
-
Nasir mengatakan, petugas dari Dinas Pekerjaan Umum (PU) dan PLN telah turun ke lokasi untuk melakukan penanganan.
-
Kepala BPBD Kota Pontianak, Muhammad Nasir menyampaikan bahwa kejadian tersebut berada di beberapa kawasan seperti Gang Mendawai
-
Intensitas hujan yang meningkat beberapa pekan terakhir perlu diwaspadai oleh para pengguna sepeda motor.
-
Yang saya maksudkan adalah potensi terjadinya hujan yang disertai angin cukup kencang masih masih akan terus terjadi hingga Mei tersebut.
-
Sehingga dalam lima tahun kedepan harapanya tidak ada lagi pohon tua di Kota Pontianak, khususnya enam titik yang disebutkan oleh DKP
-
Dijelaskan Utin Sri Lena Candramidi, di enam kawasan tersebut banyak terdapat pohon-pohon berusia diatas 20 tahun
-
Masyarakat diminta untuk tidak berteduh dibawah pohon ketika hujan dan angin, karena dihawatirkan dapat berbahaya apabila pohon tumbang