Haji 2026

Satu Jemaah Haji Kalbar Dirawat di RS King Abdullah, Tiga Calon Haji Gagal Berangkat

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 16 tersebut dirujuk ke Rumah Sakit King Abdullah setelah mengalami gangguan kesehatan...

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
JEMAAH HAJI - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalbar, Kamaludin. Satu jemaah asal Kota Pontianak dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis di Arab Saudi. 

Ringkasan Berita:
  • Satu jemaah calon haji asal Kota Pontianak yang tergabung dalam Kloter 16 dirujuk ke Rumah Sakit King Abdullah di Arab Saudi untuk mendapatkan penanganan medis. 
  • Kanwil Kemenhaj Kalbar memastikan secara umum kondisi jemaah haji asal Kalbar dalam keadaan baik dan terus dipantau oleh petugas kesehatan.
  • Selain itu, tiga calon jemaah haji asal Kalbar dipastikan gagal berangkat karena sakit, sementara satu jemaah yang sempat ditunda keberangkatannya dijadwalkan berangkat pada 21 Mei 2026.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK  - Di tengah kelancaran proses pemberangkatan jemaah calon haji asal Kalimantan Barat ke Tanah Suci, satu jemaah asal Kota Pontianak dilaporkan harus mendapatkan penanganan medis di Arab Saudi.

Jemaah yang tergabung dalam Kloter 16 tersebut dirujuk ke Rumah Sakit King Abdullah setelah mengalami gangguan kesehatan saat menjalankan rangkaian ibadah haji.

Hal ini disampaikan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kalbar, Kamaludin, Jumat 15 Mei 2026.

"Secara umum kondisi jemaah dalam kondisi baik. Namun, ada satu jemaah dari Kota Pontianak di Kloter 16 yang dirujuk ke RS King Abdullah untuk mendapatkan penanganan medis," katanya.

Ia menjelaskan, petugas kesehatan haji terus melakukan pemantauan terhadap kondisi seluruh jemaah, khususnya bagi mereka yang memiliki riwayat penyakit bawaan maupun lanjut usia.

“Beberapa jemaah yang kondisinya sakit ringan (flu dan lain-lain) juga akan mendapatkan perawatan di hotel dan terus dipantau oleh tim kesehatan. Kami memastikan seluruh jemaah mendapatkan pelayanan kesehatan yang optimal,” jelasnya.

Baca juga: Haru Keberangkatan Jamaah Haji Ketapang, Wabup Jamhuri Amir Antar ke Embarkasi Batam

Kamaludin pun mengimbau kepada seluruh jemaah agar tetap menjaga kondisi fisik dengan cukup istirahat, dan memperhatikan asupan cairan.

"Kami juga terus berkoordinasi bersama petugas kloter untuk memastikan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan aman dan lancar hingga kembali ke Tanah Air," pungkasnya.

Kamaludin mengatakan proses keberangkatan jemaah dari Asrama Haji Pontianak ke Embarkasi Batam berjalan secara umum berjalan lancar. Namun, ada tiga jemaah calon haji yang gagal berangkat dikarenakan faktor kesehatan.

"Tiga orang gagal dan sudah dipastikan tidak berangkat karena sakit," terangnya.

Ia menjelaskan, satu orang sudah gagal berangkat sejak di Asrama Haji Pontianak atas nama Washila dari Kloter 17.

Kemudian dua lainnya, gagal berangkat dari Embarkasi Batam atas nama Muhammad Yahya dan Sri Hartati dari kloter 16.

Selain itu, ada satu jemaah yang sempat ditunda keberangkatannya mulai membaik dan akan diberangkatkan.

"Tanggal 21 Mei berangkat ke Makkah, ikut kloter terakhir BTH 25," jelasnya.

Kendati demikian, secara umum kondisi jemaah dalam keadaan baik.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved