Hanta Virus

Kasus Virus Hanta Muncul di Kalbar, Warga Diminta Hindari Paparan Tikus

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar Harisson membenarkan adanya temuan satu kasus terkonfimasi Virus Hanta di Kalimantan Barat.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Anggita Putri | Editor: Dhita Mutiasari
Kolase / TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ Kompas.com
HANTA VIRUS - Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, Harrison saat diwawancarai diruang kerjanya beberapa waktu lalu. Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar Harisson membenarkan adanya temuan satu kasus terkonfimasi Virus Hanta di Kalimantan Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mengonfirmasi satu kasus Virus Hanta di Kalbar berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen oleh Kementerian Kesehatan RI. 
  • Pasien diketahui sempat dirawat di rumah sakit pada 2 Maret 2026 dan meninggal sehari kemudian dalam kondisi serius dengan gejala demam tinggi, gangguan ginjal, serta tubuh menguning.
  • Sekda Kalbar Harisson mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK -  Kekhawatiran terhadap penyebaran Virus Hanta (Hantavirus) kini mulai menjadi perhatian serius di Indonesia, termasuk di Kalimantan Barat.

Pemerintah Provinsi Kalbar mengonfirmasi adanya satu kasus terkonfirmasi virus hanta di wilayah tersebut setelah hasil pemeriksaan laboratorium dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) menyatakan positif.

Kasus ini muncul di tengah sorotan dunia terhadap virus hanta, setelah sejumlah penumpang mengalami gangguan pernapasan berat hingga meninggal dunia dalam pelayaran internasional menggunakan kapal pesiar MV Hondius milik operator Oceanwide Expeditions.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kalbar Harisson membenarkan adanya temuan satu kasus terkonfimasi Virus Hanta di Kalimantan Barat.

Data tersebut didapat dari laporan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Barat

Sebelumnya, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) telah merilis keterangan resmi terkait perkembangan virus hanta di wilayah Indonesia. 

Melalui postingan yang diunggah di kanal media sosial Kemenkes RI, tercatat sudah ada 23 kasus virus hanta yang terkonfirmasi secara resmi. Satu diantaranya berasal dari Kalbar. 

“Iya, ditemukan satu kasus virus Hanta di Kalbar, ini berdasarkan hasil pemeriksaan spesimen yang dikirim oleh Dinkes Provinsi, salah satunya Kalimantan Barat,” ujarnya kepada Tribun Pontianak, Senin 11 Mei 2026. 

Virus Hanta Masuk Kalimantan Barat! Kenali Gejala, Cara Penularan hingga Pencegahan

Harisson mengatakan kasus virus Hanta di Kalbar sudah ditangani sesuai prosedur.

Adapun riwayat satu kasus yang terkonfirmasi virus hanta ini, dikatakan Harisson sempat di rawat satu hari di salah satu RS di Kalbar. 

“Pasien ini sempat dirawat sehari di RS. Masuk pada 2 Maret 2026 dan dinyatakan meninggal pada  3 maret 2026,”ujarnya. 

Harisson mejelaskan bahwa, pasien datang ke RS sudah dalam kondisi keadaan umum yang jelek, sudah terjadi ikterik (kuning tubuhnya), dengan anuri (tidak ada air kemih)  serta demam tinggi yang sudah berlangsung selama 4 hari sebelum dibawa ke RS. 

Sekretaris Daerah Kalimantan Barat, Harisson, mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap virus hanta dengan menerapkan pola hidup bersih dan sehat serta menghindari barang atau makanan yang bersentuhan langsung dengan tikus maupun lingkungan yang terkontaminasi. 

Menutup makanan atau minuman agat tidak terkontaminasi oleh liur tikus atau air kencing atau kotoran tikus.

Harisson menjelaskan, penanganan virus hanta mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) Kementerian Kesehatan serta tata laksana infeksi zoonosis yang menitikberatkan pada deteksi dini, isolasi pasien, terapi suportif, hingga pengendalian lingkungan sebagai sumber penularan.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved