Podcast BPSDM Kalbar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri : ASN Harus Adaptif

struktur fiskal Kalbar masih menghadapi tantangan kemandirian karena PAD belum sepenuhnya mampu menopang belanja daerah.

Penulis: Anggita Putri | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Anggita Putri
PELUANG PAD - Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni saat menjadi narasumber Podcast BPSDM Kalbar bertajuk Menangkap Peluang PAD dengan ASN yang Adaptif, Jumat 23 Januari 2026. 

Selain itu, BPSDM Kalbar juga mengarahkan pengembangan SDM agar selaras dengan kebutuhan strategis daerah, termasuk pengelolaan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) secara profesional. Tujuannya agar BUMD tidak hanya menjadi beban APBD, tetapi mampu memberikan kontribusi nyata bagi PAD.

Windy menambahkan, kemandirian fiskal daerah pada akhirnya membutuhkan sinergi antara kebijakan fiskal yang tepat, tata kelola yang akuntabel, dan SDM yang berkualitas. 

Dengan fondasi tersebut, Kalbar diharapkan mampu keluar dari ketergantungan fiskal, dan memperkuat daya saing ekonomi daerah.

“Transformasi ini memang tidak instan, tetapi fondasinya sedang dibangun. Jika konsisten, Kalbar memiliki peluang besar menjadi daerah yang lebih mandiri, dan berdaya secara fiskal,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved