PDIP Tegaskan Pilkada Langsung Amanat Konstitusi, Tolak Pilkada Lewat DPRD
PDI Perjuangan secara tegas menyatakan penolakan dan menjadi satu-satunya partai yang menentang rencana tersebut, Kamis 8 Januari 2026.
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
"Pilkada tidak langsung bukan solusi memperbaiki demokrasi kita. Justru itu kemunduran," tegasnya.
Menurut Sanen, apabila persoalan utama adalah tingginya biaya politik dan maraknya politik uang, maka yang harus dibenahi adalah tata kelola serta penegakan hukum pemilu, bukan mekanisme pemilihannya.
Terlebih, negara telah memiliki perangkat kelembagaan seperti KPU, Bawaslu, dan Gakkumdu yang dibiayai oleh negara untuk melakukan pengawasan dan penegakan aturan.
"Peran pengawasan harus benar-benar dioptimalkan," ucapnya.
Ia kembali menegaskan sikap PDI Perjuangan yang konsisten berpijak pada putusan Mahkamah Konstitusi. Bagi PDI Perjuangan, Pilkada merupakan pesta demokrasi lima tahunan yang menjadi hak rakyat dan tidak boleh direduksi menjadi ajang elite politik.
"Pilkada adalah pesta rakyat untuk memilih pemimpinnya. Jangan ubah pesta rakyat jadi pesta elite yang menjadikan rakyat sebagai penonton," pungkasnya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Pascalebaran, Harga Minyak Goreng Tembus Rp25 Ribu per Liter |
|
|---|
| Harga Minyak Goreng Naik, Warung Nasi Jalang Akui Margin Keuntungan Menipis |
|
|---|
| Tangkal Perdagangan Ilegal dan Zoonosis, Karantina Kalbar Gelar Workshop Multipihak di PLBN Aruk |
|
|---|
| DPRD Pontianak Percepat Pembangunan Jalan, Fokus Urai Kemacetan di Pontianak Timur |
|
|---|
| Kenaikan Harga Sembako Merata, Ketua DPRD Pontianak Soroti Dampak ke Ibu Rumah Tangga dan UMKM |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Ketua-Pemuda-Nasional-Sisilia-Rami.jpg)