25 Tahun Menjajakan Jamu, Partini Bertahan Demi Sekolah Anak
Baginya jamu bukan sekadar minuman tradisional. Dari botol-botol jamu itulah ia bisa menafkahi keluarga, membayar sekolah anak, hingga
Penulis: Peggy Dania | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK - Di sudut Taman Alun-Alun Kapuas, ada sosok perempuan sederhana yang setia dengan botol-botol jamunya.
Namanya Partini. Selama 25 tahun ia menjajakan jamu racikan sendiri untuk bertahan hidup sekaligus membiayai pendidikan anak-anaknya.
“Dari dulu saya jualan jamu, sampai anak saya yang dulu kecil sekarang sudah besar. Alhamdulillah bisa sekolah,” tutur Partini, Rabu 24 September 2025.
Baginya jamu bukan sekadar minuman tradisional. Dari botol-botol jamu itulah ia bisa menafkahi keluarga, membayar sekolah anak, hingga menghidupi kebutuhan sehari-hari.
“Yang penting anak bisa makan, bisa sekolah,” katanya lirih.
• Banyak Pohon Tumbang di Pontianak, BMKG Kalbar: Kecepatan Angin Capai 85 Km Per Jam
Harga jamunya pun tergolong murah. Satu gelas dijual Rp5 ribu hingga Rp7 ribu, sehingga bisa dijangkau masyarakat luas.
“Yang penting ada yang beli. Sedikit-sedikit kumpul, bisa untuk kebutuhan,” ucapnya.
Selama 25 tahun hujan dan panas sudah menjadi teman akrabnya.
Namun semangat Partini tak pernah padam.
Ia percaya kerja kerasnya hari ini akan berbuah masa depan cerah bagi anak-anaknya.
“Kalau sehari dapat Rp50 ribu sampai Rp70 ribu, sudah cukup buat makan dan sekolah anak. Saya bersyukur sekali,” ujarnya sambil menyiapkan jamu untuk pelanggannya.
Kisah Partini menjadi cermin perjuangan banyak orang tua di Kota Pontianak.
Dari keringat seorang ibu penjual jamu, lahir harapan besar agar anak-anaknya bisa meraih pendidikan dan kehidupan yang lebih baik. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Jamu
Taman Alun-alun Kapuas
Pontianak
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Kamis 25 September 2025
| Ketua Pertina Kalbar Kunjungi Sejumlah Sasana di Singkawang, Bengkayang dan Landak |
|
|---|
| Perampok Sadis di Sambas yang Bawa Kabur Rp 43 Juta tak Berkutik Diciduk Polisi |
|
|---|
| Miris Angka Putus Sekolah di Kalbar Tembus 116.000 orang, Ketapang Tertinggi |
|
|---|
| Seorang Pria Rampok Uang 43 Juta Rupiah Dibekuk Polisi di Sambas |
|
|---|
| BPBD Sambas Segera Perpanjang Status Siaga Darurat Karhutla |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/PENJUAL-JAMU3223w2.jpg)