Ragam Contoh

Bahaya Begadang, Studi Ungkap Risiko Serangan Jantung dan Stroke Meningkat

Penelitian ini dipimpin oleh Sina Kianersi dari Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School. 

Dok. Kompas.com
BEGADANG- Ketika seseorang yang secara alami aktif di malam hari dipaksa bangun pagi secara konsisten, tubuhnya sulit beradaptasi dan cenderung mengalami gangguan tidur kronis. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah penelitian terbaru mengungkap bahwa pola tidur yang tidak teratur, termasuk kesulitan tidur di malam hari, berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke 
  • Penelitian ini dipimpin oleh Sina Kianersi dari Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Kebiasaan tidur larut malam yang sering dianggap sepele ternyata menyimpan ancaman serius bagi kesehatan jantung. 

Sejumlah penelitian terbaru mengungkap bahwa pola tidur yang tidak teratur, termasuk kesulitan tidur di malam hari, berpotensi meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke secara signifikan, terutama bila berlangsung dalam jangka panjang tanpa perbaikan gaya hidup.

Temuan ini berasal dari penelitian berskala besar yang memantau ratusan ribu partisipan selama lebih dari satu dekade. 

Hasil riset tersebut dipublikasikan di Journal of the American Heart Association dan turut dilaporkan oleh Science Alert, menyoroti bahwa gangguan tidur tidak hanya berkaitan dengan jam tidur yang terlambat, tetapi juga ketidaksesuaian antara ritme biologis tubuh dengan tuntutan aktivitas harian.

Besok Imlek! Cek Wilayah Hujan Lebat dan Angin Kencang Status Peringatan Dini BMKG 17 Februari 2026

Penelitian ini dipimpin oleh Sina Kianersi dari Brigham and Women's Hospital dan Harvard Medical School. 

Para peneliti menganalisis data lebih dari 300.000 orang dewasa yang tercatat dalam UK Biobank, sebuah basis data kesehatan besar yang memuat informasi gaya hidup, kondisi medis, dan kebiasaan tidur masyarakat.

Dalam penelitian tersebut, sekitar 8 persen responden mengidentifikasi diri sebagai kelompok “night owl”, yaitu orang yang lebih aktif dan produktif di malam hari. Sementara itu, sekitar sepertiga responden tergolong “early bird”, yakni individu yang terbiasa tidur lebih cepat dan bangun lebih pagi.

Setelah pemantauan hingga 14 tahun, hasilnya menunjukkan bahwa kelompok night owl memiliki risiko sekitar 16 persen lebih tinggi mengalami serangan jantung atau stroke pertama dibandingkan dengan individu yang memiliki pola tidur lebih teratur. 

Meski demikian, peneliti menegaskan bahwa begadang tidak otomatis menyebabkan penyakit jantung, tetapi menjadi faktor risiko tambahan jika disertai gaya hidup tidak sehat seperti kurang olahraga, pola makan buruk, atau stres berkepanjangan.

Menurut Kianersi, masalah utama sebenarnya adalah ketidakcocokan antara ritme sirkadian tubuh dan jadwal aktivitas sehari-hari. Ritme biologis manusia berperan besar dalam mengatur tekanan darah, detak jantung, metabolisme, hingga produksi hormon stres. 

Ketika seseorang yang secara alami aktif di malam hari dipaksa bangun pagi secara konsisten, tubuhnya sulit beradaptasi dan cenderung mengalami gangguan tidur kronis.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat memicu insomnia, kelelahan, gangguan metabolisme, serta peningkatan tekanan darah. Jika tidak diatasi, kombinasi faktor tersebut dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular secara perlahan namun pasti.

Para ahli kesehatan menyarankan masyarakat untuk menjaga konsistensi waktu tidur, menghindari paparan layar sebelum tidur, serta memastikan kualitas istirahat yang cukup setiap malam. 

Dengan menyesuaikan ritme tubuh dan aktivitas harian, risiko gangguan kesehatan serius bisa ditekan sejak dini.

Kebiasaan tidak sehat, termasuk kurang tidur, pola makan yang buruk, dan merokok, turut berperan dalam memburuknya kesehatan jantung.

Tips Memilih Kurma Segar untuk Ramadan 2026, Kenali Tanda Kurma Busuk agar Tetap Sehat Saat Berbuka

Ritme Tubuh Berubah

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved