Jarinya Bengkak dan Luka, Warga Sekadau Datangi Posko Damkar Minta Potong Cincin Titanium
Eko menjelaskan, cincin berbahan titanium dengan diameter 19 milimeter tersebut sebenarnya baru digunakan oleh korban sekitar satu minggu.
Tayang:
Penulis: Chris Hamonangan Pery Pardede | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
LEPASKAN CINCIN - Petugas Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Sekadau melakukan evakuasi pelepasan cincin titanium yang tersangkut di jari seorang warga di Posko DPKP, pada Rabu, 10 Juni 2026. Cincin berhasil dipotong menggunakan mini gerinda setelah jari korban mengalami pembengkakan akibat luka, sehingga sulit dilepaskan.
"Evakuasi berjalan aman dan lancar. Setelah cincin lepas, petugas kami juga memberikan edukasi dan instruksi mengenai langkah penanganan awal apabila mengalami kejadian serupa di kemudian hari," tuturnya.
Atas kejadian ini, DPKP Sekadau mengimbau keras kepada seluruh lapisan masyarakat untuk tidak melakukan tindakan spekulatif yang berbahaya jika menghadapi situasi darurat serupa.
Masyarakat diminta segera melaporkannya ke petugas Damkar terdekat atau menghubungi nomor hotline darurat di 0811-5661-660 guna mendapatkan penanganan medis dan evakuasi yang tepat tanpa dipungut biaya. (*)
- Ikuti Instagram Tribun Pontianak IG TRIBUN
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
- Baca Berita Terbaru di GOOGLE NEWS
Tags
Warga Sekadau
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan
Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana
DPKP
DPKP Sekadau
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Sekadau
Baca Juga
| Terima Kunker Komisi I DPRD Belitung, Ketua DPRD Ketapang Beberkan Rahasia Pengawasan APBD |
|
|---|
| Dua Anak Muda Sahrul dan Dedi Resmi Isi Jabatan Strategis Pemdes Berlimang Sambas |
|
|---|
| Harga Pupuk dan Racun Rumput di Kayong Utara Melonjak Hingga 50 Persen |
|
|---|
| Petani Kalbar Tercekik! Harga Pupuk Meroket, Urea dari Rp400 Ribu Tembus Rp700 Ribu Perkarung |
|
|---|
| Naik Drastis, Harga Pupuk serta Herbisida Meroket di Kayong Utara, Petani Paling Terdampak |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Dinas-Pemadam-Kebakaran-435retfgre.jpg)