Harga Pupuk dan Racun Rumput di Kayong Utara Melonjak Hingga 50 Persen
Bahkan, menurutnya, beberapa produk andalan petani mengalami lonjakan hingga mendekati angka 50 persen.
Penulis: Faisal Ilham Muzaqi | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
Ringkasan Berita:
- Pemilik Toko Pertanian Al-Hijrah di Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, mengeluhkan meroketnya harga pupuk dan herbisida (racun gulma) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
- Bahkan, menurutnya, beberapa produk andalan petani mengalami lonjakan hingga mendekati angka 50 persen.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAYONG UTARA - Keluhan demi keluhan mulai bermunculan dari sektor pertanian di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Pemilik Toko Pertanian Al-Hijrah di Desa Banyu Abang, Kecamatan Teluk Batang, mengeluhkan meroketnya harga pupuk dan herbisida (racun gulma) yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Pemilik toko, Denes, mengungkapkan bahwa hampir seluruh jenis pupuk dan racun kimia mengalami kenaikan harga yang cukup signifikan.
Bahkan, menurutnya, beberapa produk andalan petani mengalami lonjakan hingga mendekati angka 50 persen.
"Kenaikannya cukup drastis. Pupuk naik, racun juga naik, hampir semuanya mengalami peningkatan kurang lebih 50 persen," ujar Denes saat dikonfirmasi, Kamis 11 Juni 2026 hari ini.
• Naik Drastis, Harga Pupuk serta Herbisida Meroket di Kayong Utara, Petani Paling Terdampak
Denes menilai, kondisi pelik ini dipengaruhi oleh terganggunya jalur distribusi sejak terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM).
Selain itu, merosotnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS ikut memicu melambungnya harga barang di pasaran.
"Semenjak minyak langka, kemudian ditambah dolar naik, harga pupuk dan racun ikut melonjak," keluhnya.
Intip Rincian Kenaikan Harga Pupuk di Teluk Batang
Kenaikan harga ini terjadi pada hampir seluruh varian pupuk karungan ukuran 50 kilogram.
Berikut rincian lonjakan harga yang terjadi di Toko Al-Hijrah:
Pupuk Urea: Naik drastis dari harga semula Rp 400 ribu menjadi Rp 700 ribu per karung.
Pupuk NPK 13-6-27: Naik dari harga awal Rp 400 ribu menjadi Rp 585 ribu per karung.
Pupuk NPK 16-16-16: Meroket dari kisaran Rp 750 ribu menjadi Rp 970 ribu per karung.
Pupuk Dolomit: Naik dari kisaran Rp 80 ribu - Rp 90 ribu kini menyentuh Rp 100 ribu per karung.
Tak hanya pupuk, komoditas herbisida atau racun gulma juga tidak luput dari kenaikan harga.
racun rumput
Pupuk Kandang
Pupuk Kompos
Pupuk Organik
Pupuk
Pupuk Kalbar
pupuk subsidi
pupuk kimia
pupuk bersubsidi
Berita Terbaru Tribun Pontianak
Kalbar
Kalimantan Barat
Kayong Utara
| Petani Kalbar Tercekik! Harga Pupuk Meroket, Urea dari Rp400 Ribu Tembus Rp700 Ribu Perkarung |
|
|---|
| Naik Drastis, Harga Pupuk serta Herbisida Meroket di Kayong Utara, Petani Paling Terdampak |
|
|---|
| Lantik Pengurus Pemuda Katolik Kubu Raya, Sujiwo Janjikan Dana Hibah dan Minta Pemuda Ambil Peran |
|
|---|
| Tingkatkan Kesiapsiagaan Karhutla Lewat Pelatihan Operator Pompa Pemadam dan Drone |
|
|---|
| Yuvenalis Krismono: Kecelakaan Bisa Dicegah Jika Pengendara Taat Aturan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Toko-Pertanian-435efd.jpg)