Waspada Cuaca Panas! BMKG Sebut Sebagian Kalbar Rawan Karhutla
Cuaca panas diperkirakan masih mendominasi sejumlah wilayah di Kalimantan Barat dalam sepekan ke depan
Penulis: Tri Pandito Wibowo | Editor: Madrosid
Ringkasan Berita:
- Kondisi ini membuat beberapa daerah menjadi lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Cuaca panas diperkirakan masih mendominasi sejumlah wilayah di Kalimantan Barat dalam sepekan ke depan.
Kondisi ini membuat beberapa daerah menjadi lebih rentan terhadap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Supadio mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama terhadap aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran lahan.
Koordinator Data, Informasi, dan PTSP BMKG Supadio, Sutikno, mengatakan berdasarkan analisis dan prospek cuaca Kalimantan Barat yang diperbarui pada 2 Juni 2026, terdapat potensi meningkatnya risiko karhutla di sejumlah wilayah selama periode 2 hingga 8 Juni 2026.
"Potensi hujan dengan intensitas sedang masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kalbar pada 2, 4, 6, dan 8 Juni 2026. Namun, masyarakat tetap perlu mewaspadai potensi karhutla yang cukup tinggi di beberapa daerah," kata Sutikno kepada TribunPontianak.co.id, Selasa 2 Juni 2026.
Baca juga: Pontianak Makin Rawan! Aksi Maling Merajalela, Pemkot Pontianak Perketat Patroli dan Pengawasan
Menurutnya, cuaca yang cenderung panas dan minim hujan di beberapa wilayah dapat menyebabkan vegetasi serta lahan menjadi lebih kering sehingga mudah terbakar.
Berdasarkan peta potensi kemudahan terjadinya karhutla yang dirilis BMKG, sejumlah daerah di Kalimantan Barat masuk kategori mudah hingga sangat mudah terbakar selama sepekan ke depan.
Meski masih terdapat peluang hujan pada beberapa hari tertentu, kondisi tersebut belum sepenuhnya mampu menurunkan risiko kebakaran lahan, terutama di wilayah yang telah mengalami kekeringan dalam beberapa waktu terakhir.
Karena itu, BMKG mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar maupun melakukan aktivitas yang berpotensi memicu munculnya titik api.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun dan terus memantau perkembangan cuaca melalui kanal resmi BMKG," ujarnya.
Di sisi lain, hasil pemantauan BMKG menunjukkan kualitas udara di Kalimantan Barat hingga saat ini masih berada pada kategori baik hingga sedang. Jarak pandang juga terpantau normal dengan kondisi umumnya berada di atas satu kilometer.
Meski demikian, BMKG meminta seluruh pihak tetap waspada dan berperan aktif dalam upaya pencegahan karhutla, terutama saat memasuki periode cuaca panas yang berpotensi berlangsung di sejumlah wilayah Kalbar.
"Keterlibatan masyarakat sangat penting untuk mencegah munculnya kebakaran hutan dan lahan yang dapat berdampak pada lingkungan, kesehatan, dan aktivitas masyarakat," pungkas Sutikno.
Tips Singkat Membuka Lahan Tanpa Dibakar
Membuka lahan tanpa membakar dapat menjaga kesuburan tanah, mengurangi risiko kebakaran, dan lebih ramah lingkungan.
Berikut langkah-langkahnya:
Prakiraan hujan BMKG Kalbar
BMKG prakiraan cuaca nasional
Prakiraan BMKG Kalbar besok
BMKG
Cuaca Panas
Waspada Cuaca Panas
| Pasang Laut Capai 1,8 Meter di Kendawangan, BPBD Ketapang Minta Warga Pesisir Waspada |
|
|---|
| Cuaca Besok 3 Juni 2026 di 38 Provinsi Indonesia! Jakarta Berawan, Lampung dan Bali Cerah berawan |
|
|---|
| Cuaca Besok 2 Juni 2026 di 38 Provinsi Indonesia! Kaltim, Sulsel dan Papua Waspada Angin Kencang |
|
|---|
| Sulit Diprediksi, Data Kecepatan Angin Akibat Garis Badai Hantam Wilayah Kalbar |
|
|---|
| Cuaca Besok 1 Juni 2026 di 38 Provinsi Indonesia! Waspada Cuaca Ekstrem di Jawa dan Sumatera |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/cuaca-panas-di-Kalbar-2026.jpg)