Perkuat Sinergi Pemberdayaan Masyarakat, ANTAM Terima Kunjungan Benchmarking Stakeholder PT NKA

Kegiatan diawali dengan diskusi interaktif dan pemaparan implementasi Program Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat...

Tayang:
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Mirna Tribun
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Manajemen PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat (ANTAM) saat foto bersama tim dari benchmarking dari stakeholder PT Nusa Karya Arindo (NKA) di Kecamatan Tayan Hilir, Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat. 

Ringkasan Berita:
  • Rombongan diterima oleh manajemen ANTAM didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Sanggau serta Camat Tayan Hilir.
  • Kunjungan lapangan tersebut meliputi program Budidaya Ikan Air Tawar Segolap Maju, Budidaya Ikan Nila Kelompok Tanjung Nila Cingka di Dusun Cingka, Desa Tanjung Bunut, Kebun Gizi Posyandu Desa Lumut, serta program Budidaya Ayam Petelur di Desa Balai Belungai.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU- PT ANTAM (Persero) Tbk Unit Bisnis Pertambangan (UBP) Bauksit Kalimantan Barat (ANTAM) menerima kunjungan benchmarking dari stakeholder PT Nusa Karya Arindo (NKA). 

Perusahaan pertambangan yang beroperasi di Kabupaten Halmahera Timur, Maluku Utara, dalam rangka studi pembelajaran implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis kolaborasi multipihak melalui Program Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat (Muspemmas).

Kegiatan ini menjadi wadah pertukaran pengalaman dan praktik baik dalam pengelolaan program pengembangan dan pemberdayaan masyarakat (PPM), khususnya dalam membangun sinergi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat.

Rombongan stakeholder PT NKA terdiri dari unsur perusahaan, pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Hadir dalam kunjungan tersebut antara lain ER & Government Assistant Manager PT NKA Hanafi Wahab, ComDev SO/NKA Fitrawanti Maulud, Camat Kota Maba Irwanto T Maneke, kepala desa dan anggota BPD dari Desa Soagimalaha, Tewil, Soa Sangaji, Wailukum, dan Maba Sangaji.

Rombongan diterima oleh manajemen ANTAM didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMDes) Kabupaten Sanggau serta Camat Tayan Hilir.

Kegiatan diawali dengan diskusi interaktif dan pemaparan implementasi Program Musyawarah Pemberdayaan Masyarakat (Muspemmas) yang dalam disampaikan langsung oleh Kepala DPMDes Kabupaten Sanggau, Alian. 

Dalam sesi tersebut, dijelaskan terkait mekanisme penyusunan program berbasis kebutuhan masyarakat, pola koordinasi antara perusahaan, pemerintah daerah, pemerintah kecamatan, dan pemerintah desa, hingga strategi pelaksanaan serta evaluasi program pemberdayaan masyarakat secara partisipatif dan berkelanjutan.

Baca juga: PT Antam TBK UBPB Kalbar Terima Penghargaan Atas Program BEE IN BORNEO 

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Kabupaten Sanggau, Alian dalam pemaparannya menyampaikan bahwa implementasi Program Muspemmas menjadi contoh kolaborasi yang berjalan baik antara perusahaan dan pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

Menurutnya, program-program yang dijalankan ANTAM tidak berjalan sendiri, melainkan selalu dikomunikasikan dan disinergikan bersama pemerintah daerah, agar sejalan dengan arah pembangunan desa dan kebutuhan masyarakat.

“Program ini dibangun dengan sinergi yang baik bersama pemerintah daerah. Apa yang dilakukan perusahaan selalu dikomunikasikan dengan baik, adanya diskusi bersama, serta Pemerintah Daerah ikut melaksanakan monitoring dalam aktivitasnya. Jadi program yang dijalankan tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung pembangunan masyarakat,”katanya.

Ia menambahkan bahwa pola koordinasi dan keterbukaan yang dibangun PT ANTAM menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga efektivitas program pemberdayaan masyarakat di lapangan.

“Karena ada komunikasi dan monitoring bersama, hasil programnya terlihat baik. Program-program yang dijalankan juga lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat desa,”ujarnya.

Rombongan stakeholder PT NKA kemudian diajak mengunjungi sejumlah program kolaborasi ANTAM dan Pemerintah Desa sekaligus diskusi dengan masing-masing kelompok dan Pemerintah Desa.

Kunjungan lapangan tersebut meliputi program Budidaya Ikan Air Tawar Segolap Maju, Budidaya Ikan Nila Kelompok Tanjung Nila Cingka di Dusun Cingka, Desa Tanjung Bunut, Kebun Gizi Posyandu Desa Lumut, serta program Budidaya Ayam Petelur di Desa Balai Belungai.

Melalui kunjungan tersebut, para stakeholder dapat melihat secara langsung implementasi program pemberdayaan masyarakat berbasis potensi lokal yang dikembangkan secara partisipatif bersama kelompok masyarakat dan pemerintah desa.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved