Kebakaran di Sambas
Kobaran Api Hanguskan Pasar Simpang Empat Tangaran, Warga Berhamburan Selamatkan Diri
Sekretaris Camat Tangaran, Endi Kurniawan membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di kawasan pasar tersebut.
Penulis: Imam Maksum | Editor: Syahroni
Ringkasan Berita:
- Kebakaran hebat terjadi di Pasar Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas pada Rabu dini hari 20 Mei 2026, menghanguskan 4 ruko serta berdampak pada 1 ruko dan 9 rumah warga, namun tidak menimbulkan korban jiwa.
- Proses pemadaman dilakukan oleh BPK Tangaran, Sekura, dan Sambas bersama aparat serta masyarakat hingga api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB, sementara lokasi kejadian kini telah dipasangi garis polisi untuk penyelidikan lebih lanjut.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Kebakaran melanda kawasan Pasar Simpang Empat, Kecamatan Tangaran, Kabupaten Sambas, pada Rabu 20 Mei 2026 dini hari.
Sedikitnya lima bangunan rumah toko (ruko) dan sembilan rumah warga terdampak dalam peristiwa yang terjadi sekitar pukul 04.20 WIB tersebut.
Meski api berkobar cukup besar dan menghanguskan sejumlah bangunan, seluruh warga dipastikan selamat tanpa adanya korban jiwa.
Baca juga: Kisah SMAN 1 Sambas Juara LCC 4 Pilar dan Wakili Kalbar ke Nasional, Bangga Tapi Diserang di Medsos
Sekretaris Camat Tangaran, Endi Kurniawan membenarkan kejadian kebakaran yang terjadi di kawasan pasar tersebut.
Ia menyebut api pertama kali diduga muncul dari sebuah ruko kosong yang berada di tepi parit atau sungai.
“Api kebakaran mulai lebih kurang jam 04.20, berawal dari ruko di tepi parit,” ujarnya saat dikonfirmasi, Rabu pagi.
Menurut Endi, sebanyak empat ruko dilaporkan hangus terbakar, sementara satu ruko lainnya serta sembilan rumah warga mengalami dampak dari kobaran api.
Ia menjelaskan, hasil pendataan sementara mencatat pemilik atau penyewa ruko yang terdampak di antaranya Robet, Ruslan, Gambit, dan Mona.
Baca juga: Profil Biodata Satono Bupati Sambas 2 Periode Lengkap Nama Istri dan 4 Anak: Syifa Rahadatul Aisy
Sedangkan rumah warga yang terkena dampak diketahui milik Batang, Ashar, Tiwi, Dangdang, Toniko, Kidok, Mona, Minggu, dan Amat.
Dari keterangan warga, api diduga berasal dari bagian dinding sebuah ruko yang saat kejadian dalam kondisi kosong tanpa penghuni.
Kobaran api kemudian cepat membesar dan merembet ke bangunan lain di sekitarnya.
Upaya pemadaman dilakukan secara bersama-sama oleh Badan Pemadam Kebakaran (BPK) Tangaran, BPK Sekura, dan BPK Sambas.
Petugas berjibaku memadamkan api menggunakan peralatan yang tersedia hingga akhirnya api berhasil dipadamkan sekitar pukul 06.30 WIB.
“Alhamdulillah api sampai saat ini sudah padam pada jam 06.30,” kata Endi.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam proses pemadaman, mulai dari petugas pemadam kebakaran, PLN, aparat kepolisian, TNI, pemerintah desa, hingga masyarakat yang turut membantu di lokasi kejadian.
| Insiden Kebakaran Gudang Barang Bekas di Tebas Sambas, Polisi Selidiki Penyebab |
|
|---|
| Kronologi Kebakaran Gudang di Tebas Sambas, Saksi Lihat Api Muncul dari Mesin Pencacah Plastik |
|
|---|
| Ditinggal Pergi Pemiliknya, Rumah di Tempapan Hulu Galing Ludes Terbakar |
|
|---|
| Delapan Tahun Mengontrak Usaha Apam Pinang, Ruko Indriani Hangus di Pasar Simpang Empat |
|
|---|
| Kenang Kebakaran Pasar Simpang Empat, Aprianto Harap Peningkatan Alat Pemadam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/KEBAKARAN-PASAR-SAMBAS-23324343.jpg)