Waspada DBD

Dinkes PP KB Kapuas Hulu Ajak Masyarakat Berantas Sarang dan Jentik Nyamuk

Menutup rapat tempat penampungan air, agar nyamuk dewasa tidak masuk untuk bertelur atau berkembang biak.

Tayang:
Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
DBD KAPUAS HULU - Ilustrasi DBD. Kepala Dinkes PP KB Kabupaten Kapuas Hulu, Sudarso menyampaikan, agar masyarakat melakukan pencegahan dengan pemberantasan sarang nyamuk serta jentik nyamuk 3M seminggu sekali. 
Ringkasan Berita:
  • Kepala Dinkes PP KB Kabupaten Kapuas Hulu, Sudarso menyampaikan, agar masyarakat melakukan pencegahan dengan pemberantasan sarang nyamuk serta jentik nyamuk 3M seminggu sekali.
  • 3M yang dimaksud adalah mengurus tempat penampungan air, yang beresiko menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUAS HULU - Menindak lanjuti satu orang anak laki-laki menjadi korban penyakit DBD gigitan nyamuk, di Kecamatan Suhaid, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan, Keluarga Berencana (Dinkes PP KB) Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, telah mengeluarkan himbauan kepada seluruh masyarakat, agar waspada terhadap penyakit DBD tersebut.

Kepala Dinkes PP KB Kabupaten Kapuas Hulu, Sudarso menyampaikan, agar masyarakat melakukan pencegahan dengan pemberantasan sarang nyamuk serta jentik nyamuk 3M seminggu sekali.

3M yang dimaksud adalah mengurus tempat penampungan air, yang beresiko menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Menutup rapat tempat penampungan air, agar nyamuk dewasa tidak masuk untuk bertelur atau berkembang biak.

BREAKING NEWS - Bocah 8 Tahun di Kapuas Hulu Berpulang Usai Berjuang Melawan Ganasnya DBD

Manfaatkan atau mendaur ulang barang bekas agar dapat dimanfaatkan kembali. 

"Terpenting lagi adalah, menggunakan losion anti nyamuk saat beraktivitas di luar ruangan, menggunakan kelambu saat tidur untuk menghindari gigitan nyamuk," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Minggu 17 Mei 2026.

Kemudian himbau Sudarso, memelihara ikan pemakan jentik nyamuk di kolam atau penampung air, menanam tanaman yang tidak disukai nyamuk seperti lavender, serai dan zodia.

Terus, memasang kawat kasa pada jendela dan ventilasi rumah, hindari kebiasaan menggantung pakaian di rumah, karena dapat menjadi tempat penyembunyian nyamuk.

Terakhir menaburkan bubuk larvasida (abate) pada penampung air yang sulit di kuras, dan melakukan pemeriksaan jentik secara rutinitas. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved