Heri Saman Minta ICDN Sintang Perkuat SDM dan Kelola SDA

Menurutnya, SDM yang unggul akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Dayak untuk berperan di berbagai sektor strategis. 

Penulis: Agus Pujianto | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
BERI SAMBUTAN - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPW ICDN) Kalimantan Barat, Heri Saman, memberikan sambutan usaibsecara resmi melantik Yohanes Rumpak sebagai Ketua DPD ICDN Kabupaten Sintang pada Sabtu, 18 April 2026 di Pendopo Bupati Sintang. 

Ringkasan Berita:
  • Dalam arahannya, Heri Saman mengungkapkan bahwa ICDN yang berdiri sejak 2019 dan telah memiliki legalitas resmi pada 2020, hadir untuk menyatukan para intelektual Dayak lintas profesi, agama, dan latar belakang politik. 
  • Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dayak harus menjadi prioritas utama. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Ikatan Cendekiawan Dayak Nasional (DPW ICDN) Kalimantan Barat, Heri Saman, secara resmi melantik Yohanes Rumpak sebagai Ketua DPD ICDN Kabupaten Sintang pada Sabtu, 18 April 2026 di Pendopo Bupati Sintang

Momentum pelantikan ini menjadi penegasan peran strategis ICDN sebagai wadah berhimpunnya kaum intelektual Dayak dalam merumuskan gagasan besar bagi kemajuan masyarakat dan daerah. 

Dalam arahannya, Heri Saman mengungkapkan bahwa ICDN yang berdiri sejak 2019 dan telah memiliki legalitas resmi pada 2020, hadir untuk menyatukan para intelektual Dayak lintas profesi, agama, dan latar belakang politik. 

“ICDN adalah ruang bersama bagi intelektual Dayak untuk berpikir, berdiskusi, dan melahirkan gagasan demi kemajuan bersama, tanpa sekat perbedaan,” ujarnya. 

Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) Dayak harus menjadi prioritas utama. 

Yohanes Rumpak Resmi Pimpin ICDN Sintang 2025–2030, Siap Dorong Gagasan Keadilan dan Perdamaian

Menurutnya, SDM yang unggul akan membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Dayak untuk berperan di berbagai sektor strategis. 

“Orang Dayak harus bisa menempati posisi sesuai keahlian. Karena itu, peningkatan kualitas SDM menjadi kunci,” tegasnya. 

Heri Saman juga mendorong ICDN Sintang menjalin kerja sama dengan perguruan tinggi guna memperkuat riset dan kajian ilmiah yang berdampak langsung bagi pembangunan daerah. 

Selain itu, ia menyoroti pentingnya keterlibatan aktif masyarakat Dayak dalam pengelolaan sumber daya alam di wilayahnya sendiri. 

“Jangan hanya menjadi penonton. Kita harus hadir sebagai pelaku dalam pengelolaan sumber daya alam,” katanya. 

Di sisi internal organisasi, Heri Saman mengingatkan pentingnya komitmen dan keaktifan seluruh pengurus. Ia berharap ICDN Sintang dapat menjadi organisasi yang solid dan produktif. 

“Organisasi harus hidup. Kehadiran dalam setiap kegiatan itu penting agar roda organisasi berjalan maksimal,” pesannya. 

Ia juga mendorong ICDN untuk rutin menggelar forum diskusi dan seminar sebagai wadah melahirkan solusi atas berbagai tantangan pembangunan, sekaligus memperkuat sinergi dengan masyarakat adat dalam menjaga kelestarian lingkungan. 

Tak kalah penting, Heri Saman berharap ICDN Sintang dapat berkontribusi dalam mendorong lahirnya kebijakan daerah yang berpihak pada perlindungan dan pemberdayaan masyarakat Dayak. 

“Dengan posisi ketua yang juga berada di legislatif, ini peluang besar untuk mendorong kebijakan yang melindungi masyarakat Dayak,” ungkapnya. 

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved