Warga Bedayan Keluhkan Jalan Rusak dan Singgung Gubernur Kalbar, Bupati Sintang Minta Maaf

Keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, viral di media sosial.

Tayang:
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Agus Pujianto
BERIKAN KETERANGAN - Bupati Sintang, Gregorius Herkulanus Bala menanggapi Keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, viral di media sosial. Seorang pengguna Instagram bernama Elisabet mengunggah sejumlah konten yang menyoroti kondisi jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengakui bahwa kondisi jalan di Bedayan memang memprihatinkan.
  • Perbaikan masih menunggu proses lanjutan, termasuk penyusunan perencanaan yang komprehensif. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG – Keluhan warga terkait kerusakan infrastruktur jalan di Bedayan, SP 3, Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang, viral di media sosial.

Seorang pengguna Instagram bernama Elisabet mengunggah sejumlah konten yang menyoroti kondisi jalan yang rusak parah di wilayah tersebut. 

Dalam unggahannya, Elisabet secara terbuka menyinggung Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan. Ia bahkan meminta perhatian dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, untuk membantu memperbaiki jalan di daerahnya. 

“Tolong, lah kang Dedi. Jalan kami babak belur. Gubernur kami pingsan kayaknya. Gak ada bangun jalan kami,” ujar Elisabet dalam salah satu videonya. 

Tak hanya itu, Elisabet juga menyampaikan harapan agar Dedi Mulyadi bisa datang langsung ke Kalimantan Barat, meski hanya sementara waktu. 

“Berhubung sama-sama Barat, tolong lah pindah ke sini. Ndak usah lama-lama. Dua bulan saja. Dijamin jalan kami bagus kalau KDM pindah sini,” ucapnya. 

Konten tersebut diunggah berulang kali dan semakin menyita perhatian publik, terlebih dalam salah satu video turut menampilkan anak-anak yang ikut menyampaikan keluhan serupa terkait kondisi jalan yang rusak. 

Menanggapi hal itu, Bupati Sintang Gregorius Herkulanus Bala mengakui bahwa kondisi jalan di Bedayan memang memprihatinkan. Ia menyebut telah berkomunikasi dengan pihak Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat terkait persoalan tersebut. 

“Saya sudah konfirmasi ke gubernur. Saya minta maaf, mungkin ini karena kepentingan anak-anak yang bikin konten. Tapi kenyataannya jalan itu memang jelek, saya akui,” kata Bala. 

Ia menjelaskan bahwa pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Balai terkait penanganan jalan tersebut dan mendapat respons positif. Namun, perbaikan masih menunggu proses lanjutan, termasuk penyusunan perencanaan yang komprehensif. 

Baca juga: Upaya Mediasi Gagal, Bupati Sintang Hormati Aksi Demo di PN Sintang dan Pesan Jaga Keamanan

“Kita diminta membuat peta perencanaan yang komprehensif. Kadang ini seperti ‘mukjizat’, lewat konten masyarakat yang terlihat kesal, justru mendapat tanggapan positif,” ujarnya. 

Bala menambahkan, Pemerintah Kabupaten Sintang telah mengusulkan perbaikan jalan tersebut melalui skema Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Ia menegaskan bahwa status jalan tersebut merupakan jalan kabupaten, sementara keterbatasan anggaran menjadi kendala utama. 

“Uang tidak ada di kita. Tapi apa saja syarat yang diperlukan, akan kita lengkapi. Kita sudah komunikasi dan tinggal menunggu tindak lanjutnya,” tutupnya. 

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalimantan Barat, Iskandar Zulkarnaen menanggapi video viral yang membahas kerusakan Jalan Bedayan di Kecamatan Sepauk, Kabupaten Sintang

Dalam video yang disuarakan oleh sejumlah anak-anak melalui media sosial itu. Iskandar menyampaikan bahwa pihaknya menghargai setiap aspirasi masyarakat, termasuk kritik terhadap kondisi infrastruktur.  

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved