Rayakan HUT ke-5, WKRI Ranting Santa Skolastika Sintang Berbagi Kasih dengan Para Seminaris
Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Skolastika Sintang merayakan Hari Ulang Tahun ke-5
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
Ringkasan Berita:
- Rombongan WKRI disambut hangat oleh Rektor Seminari, Imanuel Yosef Faot, bersama para seminaris.
- Dalam kunjungan penuh keakraban tersebut, para ibu WKRI menyerahkan bantuan hasil dari rezeki yang disisihkan secara sukarela kepada 21 orang seminaris.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Dalam semangat syukur dan kepedulian, Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Ranting Santa Skolastika Sintang merayakan Hari Ulang Tahun ke-5 dengan mengunjungi Seminari Menengah Santo Yohanes Maria Vianney.
Rombongan WKRI disambut hangat oleh Rektor Seminari, Imanuel Yosef Faot, bersama para seminaris.
Dalam kunjungan penuh keakraban tersebut, para ibu WKRI menyerahkan bantuan hasil dari rezeki yang disisihkan secara sukarela kepada 21 orang seminaris.
Ketua WKRI Ranting Santa Skolastika Sintang, Sumiati, mengatakan bahwa kunjungan ini bukan sekadar perayaan ulang tahun, tetapi juga wujud nyata keterlibatan WKRI dalam kehidupan gereja.
“Kami datang untuk bersilaturahmi sekaligus berbagi kasih. Ibu-ibu WKRI merasa terpanggil untuk ambil bagian dalam kehidupan gereja dan masyarakat. Rezeki yang kami kumpulkan mungkin tidak seberapa, tetapi kami serahkan dengan hati yang tulus dan ikhlas sebagai bentuk kepedulian terhadap pendidikan calon imam,” ungkap Sumiati.
Ia menambahkan, sebagai seorang ibu, anggota WKRI menyadari bahwa pendidikan para seminaris merupakan investasi iman bagi masa depan gereja.
“Dari tempat inilah Tuhan sedang mempersiapkan para gembala umat. Kami ingin para seminaris tahu bahwa mereka tidak berjalan sendiri. Ada doa, dukungan, dan harapan dari ibu-ibu WKRI agar mereka setia menjawab panggilan Tuhan sampai akhir,” lanjutnya.
Sementara itu, Pastor Imanuel Yosef Faot menyampaikan rasa syukur dan kegembiraannya atas kunjungan WKRI Ranting Santa Skolastika Sintang. Ia menegaskan peran penting kaum ibu dalam kehidupan keluarga, masyarakat, dan gereja.
“Dalam sejarah gereja, peranan ibu-ibu sangat besar. Kunjungan hari ini menunjukkan keberanian kaum wanita untuk terlibat langsung dalam kehidupan gereja,” tuturnya.
Baca juga: Tekan Inflasi Jelang Imlek dan Ramadan, Bupati Sintang Minta TPID Bergerak Cepat
Pastor Imanuel juga mendoakan agar WKRI terus bertumbuh dalam iman, semakin kompak, dan aktif dalam pelayanan. Ia mengungkapkan bahwa saat ini jumlah seminaris berjumlah 21 orang, yang merupakan angkatan paling sedikit dalam lima tahun terakhir.
“Terima kasih atas kepedulian dan dukungan kepada para seminaris. Ternyata kami tidak berjalan sendiri. Ada ibu-ibu WKRI yang mendukung para calon imam agar tetap setia dalam panggilan,” ujarnya.
Dukungan juga datang dari Ketua WKRI Cabang Kristus Raja Katedral Sintang, Nely Heatubun, yang mengapresiasi kegiatan WKRI Ranting Santa Skolastika Sintang.
“Kita harus mendukung para calon pastor yang sedang menempuh pendidikan. Apa yang dilakukan WKRI hari ini adalah bentuk kasih yang sangat berarti,” katanya. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| SMP Negeri 17 Kota Pontianak Mulai Persiapkan SPMB 2026 |
|
|---|
| Orang Tua Nilai SPMB 2026 Lebih Efisien, Usulkan Fitur Live Chat |
|
|---|
| Ombudsman Kalbar Awasi Pelaksanaan SPMB 2026, Soroti Potensi Maladministrasi |
|
|---|
| DPRD Pontianak Minta SPMB 2026 Jangan Sampai Ada Anak Putus Sekolah |
|
|---|
| SDN 32 Pontianak Tenggara Siapkan Tiga Rombel untuk SPMB 2026 |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Santo-Yohanes-Maria-Vianney.jpg)