PLN Perkuat Ketahanan Pangan dan Pelestarian Mangrove di Kuala Satong 

Melalui konsep silvofishery, masyarakat didorong mengelola kawasan pesisir secara produktif tanpa mengabaikan kelestarian hutan mangrove

Tayang:
Editor: Nina Soraya
TRIBUN PONTIANAK/ISTIMEWA/DOK/PLN
SIAP DITANAM - Sekitar 4.000 bibit mangrove dipersiapkan untuk ditanam di kawasan pesisir Desa Kuala Satong melalui Program TJSL PLN UP3 Ketapang sebagai wujud nyata komitmen dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendukung keberlanjutan ekosistem pesisir. PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang melalui program TJSL bersama Mitra Pembangunan Ketapang (MPK) melaksanakan sosialisasi program pelestarian mangrove dan pengembangan silvofishery kepada masyarakat Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kamis 7 Mei 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Program tersebut dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi. 
  • Melalui program ini, PLN ingin menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Tidak hanya menjaga ekosistem mangrove, program silvofishery juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan 

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KETAPANG - PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Ketapang melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bersama Mitra Pembangunan Ketapang (MPK) melaksanakan sosialisasi program pelestarian mangrove dan pengembangan silvofishery kepada masyarakat Desa Kuala Satong, Kecamatan Matan Hilir Utara, Kabupaten Ketapang, Kamis 7 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam membangun kolaborasi multipihak guna mendukung pelestarian ekosistem pesisir, memperkuat ketahanan pangan, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan.

Program tersebut dirancang sebagai bentuk pemberdayaan masyarakat pesisir melalui pendekatan pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Melalui konsep silvofishery, masyarakat didorong mengelola kawasan pesisir secara produktif tanpa mengabaikan kelestarian hutan mangrove sebagai benteng alami kawasan pantai.

Direktur Mitra Pembangunan Ketapang (MPK), Donatus Rantan, mengatakan bahwa program ini hadir untuk menciptakan keseimbangan antara pemanfaatan ekonomi dan upaya konservasi lingkungan.

PLN Perkuat Keandalan Listrik Ketapang Melalui Pemeliharaan Terpadu

“Program ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan ekonomi masyarakat, tetapi juga mendorong konservasi lingkungan secara nyata.

Dengan pendekatan silvofishery, masyarakat dapat memanfaatkan kawasan pesisir secara produktif tanpa merusak ekosistem mangrove yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan lingkungan,” ujar Donatus.

Manager PLN UP3 Ketapang, Yusrizal Ibrani, menegaskan bahwa program TJSL merupakan wujud komitmen PLN dalam menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.

“Melalui program ini, PLN ingin menghadirkan dampak nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Tidak hanya menjaga ekosistem mangrove, program silvofishery juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan serta membuka peluang ekonomi masyarakat pesisir secara berkelanjutan.

Kami berharap masyarakat dapat terlibat aktif sehingga program ini benar-benar menjadi milik bersama,” kata Yusrizal.

Ia menambahkan, pendekatan kolaboratif menjadi kunci utama dalam memastikan keberlanjutan program di lapangan. Keterlibatan pemerintah daerah, kelompok masyarakat, serta mitra pembangunan dinilai akan memperkuat efektivitas pelaksanaan program dalam jangka panjang.

Sementara itu, General Manager PLN UID Kalimantan Barat, Maria G.I. Gunawan, menyampaikan bahwa program TJSL PLN merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan dan pemberdayaan masyarakat di Kalimantan Barat.

Pastikan Keandalan Listrik, PLN Perkuat Pengamanan Objek Vital Lewat Simulasi Darurat di Sintang

“PLN berkomitmen menghadirkan program TJSL yang mampu memberikan nilai tambah ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved