Breaking News

SPMB 2026

Orang Tua Nilai SPMB 2026 Lebih Efisien, Usulkan Fitur Live Chat

Ia juga mengaku dapat memantau langsung perkembangan proses verifikasi berkas melalui akun pendaftaran, sehingga memberikan rasa tenang.

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
SPMB 2026 - Orang tua calon murid, Tiffany (30), menilai sistem pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 yang dilakukan secara daring memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat. 

Ringkasan Berita:
  • Ia juga menilai informasi yang disediakan melalui laman resmi maupun sosialisasi digital cukup jelas dan membantu dalam memahami alur pendaftaran serta persyaratan yang dibutuhkan.
  • Tiffany mengungkapkan, secara umum proses pendaftaran berjalan lancar selama didukung koneksi internet yang stabil dan dokumen telah dipersiapkan sesuai ketentuan.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID,PONTIANAK - Orang tua calon murid, Tiffany (30), menilai sistem pendaftaran Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun 2026 yang dilakukan secara daring memberikan banyak kemudahan bagi masyarakat.

"Menurut saya, sistem daring ini adalah langkah yang sangat efisien. Hal ini memudahkan orang tua karena tidak perlu mengantri fisik di sekolah, menghemat waktu, dan prosesnya terasa lebih transparan karena semua data terekam secara sistematis," ujarnya saat dikonfirmasi tribunpontianak.co.id Sabtu 9 Mei 2026.

Ia juga menilai informasi yang disediakan melalui laman resmi maupun sosialisasi digital cukup jelas dan membantu dalam memahami alur pendaftaran serta persyaratan yang dibutuhkan.

"Informasi yang disediakan cukup jelas. Panduan yang ada di laman resmi maupun sosialisasi lewat digital sangat membantu kami dalam memahami alur pendaftaran dan persyaratan yang dibutuhkan," tambahnya.

Tiffany mengungkapkan, secara umum proses pendaftaran berjalan lancar selama didukung koneksi internet yang stabil dan dokumen telah dipersiapkan sesuai ketentuan.

"Selama koneksi internet stabil dan dokumen sudah disiapkan dalam format yang sesuai seperti PDF atau JPG, proses unggah berkas dapat diselesaikan tanpa hambatan berarti," jelasnya.

Ia juga mengaku dapat memantau langsung perkembangan proses verifikasi berkas melalui akun pendaftaran, sehingga memberikan rasa tenang.

Ombudsman Kalbar Awasi Pelaksanaan SPMB 2026, Soroti Potensi Maladministrasi

"Pengalamannya cukup baik. Kami bisa memantau status verifikasi secara mandiri melalui akun pendaftaran. Hal ini memberikan ketenangan karena kami tahu dokumen kami sedang diproses," ungkapnya.

Meski demikian, ia menilai sistem daring ini masih memiliki tantangan bagi sebagian masyarakat, khususnya yang memiliki keterbatasan perangkat dan literasi digital.

"Sistem ini sangat memudahkan bagi yang sudah terbiasa dengan teknologi. Namun, bagi sebagian kalangan yang memiliki keterbatasan perangkat atau literasi digital, mungkin masih diperlukan pendampingan atau panduan yang lebih sederhana agar semua orang memiliki kesempatan yang sama," katanya.

Dalam pendaftaran kali ini, Tiffany memilih jalur domisili karena lokasi rumah yang dekat dengan sekolah tujuan.

"Kami memilih jalur domisili karena jarak rumah yang sangat dekat dengan sekolah, sehingga memudahkan akses transportasi dan sosialisasi anak dengan lingkungan sekitar," ungkapnya. 

Ia berharap anaknya dapat diterima di sekolah yang dipilih dan mendapatkan lingkungan belajar yang baik.

"Harapan utama kami tentu anak kami dapat diterima di sekolah yang dipilih. Kami percaya sekolah tersebut memiliki lingkungan belajar yang baik yang dapat mendukung pertumbuhan karakter dan akademik anak kami di masa depan," tuturnya.

Sebagai masukan, Tiffany mengusulkan agar sistem SPMB ke depan dilengkapi dengan fitur bantuan yang lebih responsif serta layanan pendampingan langsung.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved