Ronny juga mendorong agar setiap koperasi mampu menggali dan mengembangkan potensi bisnis berbeda sesuai karakter dan potensi desanya masing-masing.
Disperindagkop UKM Kabupaten Sintang menyelenggarakan Pelatihan Sumber Daya Manusia Pengurus Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih se-Kabupaten Sintang
Ada tangga yang pemerintah siapkan, tetapi ada juga tangga yang harus dinaiki masyarakat.
Kami berharap dana ADD jangan disalahgunakan. ADD harus bermanfaat bagi masyarakat desa dan tepat sasaran
Danrem 121/Abw juga menginstruksikan kepada Dandim 1205/Sintang untuk terus melakukan pengawasan melekat terhadap jalannya pembangunan.
“Jawaban yang kami dapat waktu itu adalah karena ada pemeliharaan sistem. Lalu di bulan Oktober aplikasi dibuka, tetapi hanya untuk dana earmark.
Ketua APDESI Merah Putih, Dede Hendranus menjelaskan bahwa inti keberatan mereka adalah keputusan penghentian penyaluran Dana Desa tahap II.
Ia juga menyampaikan bahwa kondisi ini terjadi secara nasional, namun khusus di Kabupaten Sintang terdapat 283 desa yang belum menerima
“Silakan LP3K Kecamatan Kayan Hilir mempersiapkan diri sejak sekarang. Latih peserta sesuai talenta dan jenis lomba yang tersedia,” ujarnya.
Pemerintah berharap penerapan ini dapat berjalan bertahap namun konsisten, terutama di sektor pasar tradisional yang membutuhkan proses
Bupati Bala bahkan mendorong agar perubahan ini turut membuka peluang ekonomi baru bagi pelaku usaha lokal dan pengrajin.
“Untuk pasar tradisional memang akan dilakukan bertahap, karena ada kesulitan teknis di lapangan. Tapi kita ingin masyarakat mulai membiasakan
“Model ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama pada sektor potensial seperti pertanian, pariwisata, kelautan
Ia menegaskan bahwa setiap bentuk pelanggaran, terutama yang menyangkut kedisiplinan dan tanggung jawab personel, akan ditindak
“Saya senang karena kegiatan sudah bisa berjalan lancar. Ada 558 peserta, semua dipastikan dalam kondisi sehat walafiat,” ujar Hendrika.
Menurutnya, penyelenggaraan Raimuna Daerah tahun ini berjalan sangat baik berkat kerja keras seluruh panitia.
Ia menekankan bahwa koperasi perlu bertransformasi menghadapi dinamika ekonomi dan teknologi saat ini.
Sifatnya satu kabupaten satu. Ini untuk memperkuat jaringan usaha berbasis kolaborasi antar koperasi desa
Kegiatan dibuka langsung oleh Suyus Windayana Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional.
Komitmen PLN untuk Rakyat kembali diwujudkan melalui aksi sosial yang langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.