Kemenkop Gelar Sharing Session Penguatan Ekosistem Koperasi Berbasis Hub di Sintang
Sifatnya satu kabupaten satu. Ini untuk memperkuat jaringan usaha berbasis kolaborasi antar koperasi desa
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Jamadin
Ringkasan Berita:TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG--Kementrian Koperasi menggelar Sharing session penguatan ekosistem koperasi desa merah putih berbasis hub (Sekunder) di Jembatan Merah Cafe Kecamatan Kelam Permai, Sintang, Kamis kemarin.
- Sifatnya satu kabupaten satu. Ini untuk memperkuat jaringan usaha berbasis kolaborasi antar koperasi desa.
- Model ini nantinya hanya akan ada satu di tingkat kabupaten sebagai pusat jejaring dan sistem kolaborasi usaha lintas desa.
Asisten Deputi Akselerasi Jaringan Usaha pada Bidang Pengembangan Usaha Koperasi Kementerian Koperasi, Cecep Setyawan, membuka kegiatan Sharing Session bertema Penguatan Ekosistem Bisnis dan Usaha Koperasi Desa Merah Putih Berbasis HUB (Sekunder) yang digelar di Kabupaten Sintang.
Dalam kesempatan tersebut, Cecep Setyawan menegaskan bahwa dunia usaha kini menghadapi tantangan yang semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi, perubahan pasar global, serta tuntutan efisiensi.
Kondisi tersebut menuntut koperasi untuk lebih adaptif, inovatif, dan memiliki jejaring bisnis yang kuat.
Ia menjelaskan bahwa pemerintah melalui Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 dan Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 terus mendorong inovasi penguatan koperasi, salah satunya melalui model koperasi berbasis HUB sekunder.
Model ini difungsikan sebagai pusat kolaborasi, agregasi, dan akselerasi bisnis yang mampu memperkuat koperasi primer di wilayah sekitarnya.
“Model ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah, terutama pada sektor potensial seperti pertanian, pariwisata, kelautan, dan ekonomi kreatif,” ujarnya.
Cecep juga menyebut bahwa Koperasi Desa Merah Putih menjadi salah satu contoh implementasi model yang sejalan dengan arah kebijakan nasional, di mana koperasi tidak hanya berfungsi sebagai lembaga ekonomi, tetapi menjadi platform kolaboratif yang menghubungkan desa, UMKM, investor, dan pasar.
Dalam penyampaiannya, Cecep menekankan bahwa kegiatan sharing session ini memiliki tiga tujuan utama: Memberikan pemahaman mengenai konsep Koperasi Desa Merah Putih berbasis HUB dan implementasinya dalam memperkuat jaringan usaha koperasi.
Menggali dukungan dan masukan dari para pemangku kepentingan untuk penyempurnaan model bisnis dan penerapannya dan Membangun kolaborasi konkret antar unsur pemerintah, pelaku usaha, koperasi primer, dan pihak swasta untuk memperluas jejaring bisnis dan daya saing koperasi.
Cecep menegaskan bahwa penguatan jaringan usaha koperasi tidak dapat dilakukan oleh pemerintah sendiri. Dibutuhkan dukungan lembaga keuangan, akademisi, pelaku usaha, pemerintah daerah, serta komunitas.
"Pendekatan berbasis HUB diyakini dapat menjembatani kesenjangan antar koperasi, memperkuat rantai pasok, meningkatkan efisiensi, serta menciptakan pusat Inovasi bisnis,
Distribusi produk dan layanan, Pertukaran pengetahuan dan teknologi serta Akses pembiayaan dan pasar. Dengan model ini, koperasi tidak lagi berjalan sendiri-sendiri, tetapi terhubung dalam satu ekosistem yang kuat dan berdaya saing,” kata Cecep.
Menutup sambutannya, Cecep menegaskan Koperasi bukan hanya entitas ekonomi, tetapi gerakan sosial yang mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat tanpa meninggalkan nilai lokal dan semangat kebangsaan.
“Mari bersama membangun ekosistem koperasi yang kuat, terhubung, dan berkelanjutan demi Indonesia yang maju dan sejahtera,” ajak Cecep.
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
| Polres Sanggau Gencarkan Sosialisasi Rekrutmen Polri 2026, Ajak Pelajar Siapkan Diri Sejak Dini |
|
|---|
| Ratusan Warga Meriahkan Pawai Ta’ruf MTQ dengan Penuh Kebersamaan di Singkawang Tengah |
|
|---|
| Warga Penderita Penyakit Kronis di Suhaid Ikut Program PROLANIS |
|
|---|
| Kasus Nafkah Anak Masuk Lima Besar Pengaduan, KPAD Pontianak Usulkan Pemblokiran NIK Ayah Lalai |
|
|---|
| Beraksi di Mall hingga Sekolah, Pelaku Curanmor di Kota Singkawang Akhirnya Ditangkap |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/sessuoi-sintang.jpg)