Pegadaian Berhasil Cetak Laba Bersih Rp 4,38 Triliun

kemudahan digital lewat aplikasi Tring! diharapkan mampu menjadi lokomotif baru yang mempermudah lintas generasi dalam berinvestasi aman

Tayang:
Editor: Nina Soraya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/DOK/PEGADAIAN
CETAK LABA - Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas pencapaian PT Pegadaian. Pegadaian berhasil mencetak laba bersih sebesar Rp 4,38 Triliun, tumbuh 87,2 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2025 sebesar Rp 2,34 Triliun. 

Ringkasan Berita:
  • Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. 
  • Komitmen Pegadaian untuk memimpin pasar investasi juga diwujudkan melalui ekspansi ekosistem emas secara menyeluruh

 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID – PT Pegadaian mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan yang signifikan pada periode 30 April 2026. Perusahaan berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 4,38 triliun, melonjak hingga 87,2 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka Rp 2,34 triliun. Capaian ini didorong oleh strategi bisnis yang adaptif serta ekspansi agresif di ekosistem emas.

Selain laba, lompatan performa perusahaan juga terlihat dari total aset yang melesat 56 persen menjadi Rp 183,8 triliun dari sebelumnya Rp 117,8 triliun. Lonjakan aset ini disokong kuat oleh lini Outstanding Loan (OSL) gross yang tumbuh 58,8 persen, dari Rp 96,7 triliun di tahun lalu menjadi Rp 153,6 triliun pada periode ini.

Pencapaian impresif ini berjalan beriringan dengan kualitas pembiayaan yang semakin sehat dan pruden. Hal ini dibuktikan dengan penurunan rasio Non-Performing Loan (NPL) secara signifikan dari 0,82 persen pada periode 30 April 2025 menjadi 0,51persen pada periode yang sama di tahun 2026.

Berkat pengelolaan portofolio yang solid, Pegadaian berhasil mencatatkan peningkatan rasio profitabilitas secara berkelanjutan. Rasio Return on Asset (ROA) terdongkrak menjadi 7,49 persen dan Return on Equity (ROE) menyentuh angka 29,72 persen.

Harga Emas Pegadaian Hari Ini Jumat 22 Mei 2026 Naik, Antam Tembus Rp2,898 Juta per Gram

Tidak hanya itu, manajemen juga berhasil melakukan optimalisasi biaya operasional.

Efisiensi yang impresif ini terlihat dari rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO) yang berhasil ditekan ke level terendah dalam beberapa tahun terakhir, yakni sebesar 59,71persen pada periode ini.

Direktur Utama PT Pegadaian, Damar Latri Setiawan, mengungkapkan rasa syukur dan apresiasinya yang mendalam atas pencapaian ini, terlebih momentum ini bertepatan dengan usia Pegadaian yang kini menginjak 125 tahun.

“Tidak mudah untuk menjaga konsistensi pertumbuhan selama satu seperempat abad tanpa adanya loyalitas dan kepercayaan yang besar dari nasabah. Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada masyarakat Indonesia yang terus menjadikan Pegadaian sebagai mitra finansial utama.

Pencapaian ini juga merupakan buah dari dedikasi dan kerja keras seluruh Insan Pegadaian,” ujar Damar.

Damar menambahkan, memasuki usia baru ini, Pegadaian berkomitmen untuk terus bertransformasi mengawinkan aspek digital dengan kebutuhan rill masyarakat.

“Hadirnya komoditas anyar seperti layanan Bulion dan kemudahan digital lewat aplikasi Tring! diharapkan mampu menjadi lokomotif baru yang mempermudah lintas generasi dalam berinvestasi aman bersama Pegadaian,” tambahnya.

Komitmen Pegadaian untuk memimpin pasar investasi juga diwujudkan melalui ekspansi ekosistem emas secara menyeluruh.

Pegadaian secara resmi mencatatkan sejarah sebagai pelopor dan perusahaan pertama di Indonesia yang mengantongi izin operasional untuk menjalankan kegiatan usaha bulion (Bank Emas) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion Nomor S-325/PL.02/2024.

Didukung Aplikasi Tring, Tabungan Emas Pegadaian Kalbar Tumbuh 97,98 Persen

Komitmen Pegadaian untuk memimpin pasar investasi juga diwujudkan melalui ekspansi ekosistem emas secara menyeluruh. Pegadaian secara resmi mencatatkan sejarah sebagai pelopor dan perusahaan pertama di Indonesia yang mengantongi izin operasional untuk menjalankan kegiatan usaha bulion (Bank Emas) dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK), melalui surat Persetujuan Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Bulion Nomor S-325/PL.02/2024.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved