Sarjana Dominasi Pengangguran di Kalbar

“Misalnya dari Untan, awal tahun banyak wisuda. Jadi banyak mahasiswa Kalbar yang baru lulus kuliah langsung mencari kerja,” tambahnya.

Penulis: Peggy Dania | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
PENGANGGURAN DI KALBAR - Kepala BPS Kalbar, Muhammad Saichudin saat diwawancarai di ruangan kerjanya, Rabu 7 Mei 2025. Menurut Kepala BPS Kalbar, Muhammad Saichudin, dari data yang ada sebanyak 6,4 persen para sarjana sedang aktif mencari pekerjaan.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Lulusan sarjana tercatat sebagai kelompok paling dominan dalam pencari kerja di Kalimantan Barat.

Fakta ini terungkap dari hasil survei yang dilakukan oleh Badan Pusat Statistik (BPS) Kalbar pada Februari 2025.

Survei dilakukan dengan mendatangi rumah-rumah responden secara langsung. Petugas menanyakan aktivitas utama yang dilakukan selama seminggu terakhir dan mereka yang sedang mencari pekerjaan dikategorikan sebagai pengangguran.

Menurut Kepala BPS Kalbar, Muhammad Saichudin, dari data yang ada sebanyak 6,4 persen para sarjana sedang aktif mencari pekerjaan. 

“Kalau dari data yang ada memang seperti itu. Orang-orang yang mencari kerja, sebagian besar merupakan tamatan S1,” ujarnya, Selasa  7 Mei 2025.

Ia menjelaskan bahwa survei ini hanya untuk sampel merepresentasikan kondisi di tingkat provinsi sehingga tidak mencakup data hingga ke level kabupaten atau kota. 

Saichudin juga mengungkap bahwa tingginya angka pencari kerja lulusan sarjana kemungkinan besar berkaitan dengan momen wisuda perguruan tinggi di awal tahun.

“Misalnya dari Untan, awal tahun banyak wisuda. Jadi banyak mahasiswa Kalbar yang baru lulus kuliah langsung mencari kerja,” tambahnya.

Baca juga: Bebby Nailufa Soroti Dampak PHK dan Dorong Solusi Lapangan Kerja di Pontianak

BPS Kalbar tidak menelusuri lebih jauh alasan utama para lulusan sarjana masih menganggur tetapi mendorong pemerintah daerah untuk menciptakan lebih banyak lapangan kerja.

“Kalau pegawai negeri itu tergantung jatah dari pusat. Tapi dari sisi pemerintah daerah, seharusnya bisa menyiapkan industri-industri baru dan memprioritaskan putra daerah, seperti di Mempawah,” kata Saichudin. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved