Bebby Nailufa Soroti Dampak PHK dan Dorong Solusi Lapangan Kerja di Pontianak

Ia juga mengingatkan pentingnya pendataan pekerja agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai dampak PHK terhadap masyarakat lokal. 

Tayang:
Penulis: Ayu Nadila | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Peggy Dania
PHK DI KALBAR - Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa,  saat di wawancarai usai Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kota Pontianak, Rabu 7 Mei 2025.Bebby menambahkan bahwa pihak dinas terkait harus segera mengambil langkah dengan memanggil para pelaku usaha untuk membicarakan solusi nyata bagi pekerja yang terdampak.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Wakil Ketua DPRD Kota Pontianak, Bebby Nailufa, menyoroti dampak pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap masyarakat, khususnya bagi mereka yang telah berkeluarga. 

Ia menegaskan perlunya langkah konkret dari pemerintah daerah dalam mencarikan solusi dan peluang baru di sektor lapangan pekerjaan.

“Ini berat, karena tentunya kita harus mencarikan solusi, mencarikan peluang-peluang terkait lapangan pekerjaan,” ujar Bebby saat ditemui usai rapat kerja, di Kantor DPRD Kota Pontianak, Rabu 7 Mei 2025.

Ia juga menekankan pentingnya penyediaan informasi dan peningkatan wawasan kepada masyarakat, terutama kaum muda dan korban PHK. Menurutnya, hal ini harus menjadi prioritas bersama.

“Bahwa informasi kemudian bagaimana menambah wawasan kepada kaum-kaum muda, kemudian kepada pelaku-pelaku PHK yang sudah di-PHK, ini tentu harus menjadi prioritas,” lanjutnya.

Bebby menambahkan bahwa pihak dinas terkait harus segera mengambil langkah dengan memanggil para pelaku usaha untuk membicarakan solusi nyata bagi pekerja yang terdampak. 

Baca juga: Wagub Kalbar Meminta Desa yang Berada di Kawasan HGU di Berikan Kebebasan

“Bagaimana harus adanya, para pelaku usaha itu dipanggil oleh dinas terkait dan hal ini tenaga kerja bagaimana bisa ada solusi yang berarti untuk para pekerja ini,” ucapnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya pendataan pekerja agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai dampak PHK terhadap masyarakat lokal. 

“Saya rasa tidak semua juga pekerja-pekerja yang ada di Promedika kemudian di Transmart itu adalah orang Pontianak, ini juga kita harus terdata jangan sampai kita bilang ini menghimbas kepada Kota Pontianak, tapi ternyata pekerja-pekerja itu bukan juga dari Kota Pontianak,” pungkasnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved