Kalbar 24 Jam

Kalbar 24 Jam - Menag Buka STQ, Kronologi Begal di Sambas, hingga Batas Administrasi Kalbar-Kalteng

Penulis: Dhita Mutiasari
Editor: Dhita Mutiasari
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kalbar 24 Jam - Menag Buka STQ, Kronologi Begal di Sambas, hingga Batas Administrasi Kalbar-Kalteng

Kalbar 24 Jam - Menag Buka STQ, Kronologi Begal di Sambas, hingga Batas Administrasi Kalbar-Kalteng

BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Juni pekan ini sejak Sabtu (30/6/2019)

Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.

Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Senin (1/7/2019).

1. Puji Kerukunan Kalbar, Menag Buka STQ dengan Pukulan Beduk

Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Lukman Hakim Saifuddin saat diwawancarai awak media di Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (31/7/2018) (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKY PRABOWO RAHINO)

Menteri Agama (Menag) Republik Indonesia, Lukman Hakim Saifuddin membuka gelaran Seleksi Tilawatil Qur'an (STQ) Nasional XXV di Pontianak, Kalimantan Barat, di Taman Alun-alun Kapuas, Jalan Rahadi Oesman, Sabtu (29/6) malam.

Lukman mengatakan STQ merupakan ajang bagi pencinta seni pembaca dan penghafal Alquran yang digelar dua tahun sekali.

Ajang ini juga digelar untuk mencari hafiz dan hafizah, serta qari dan qariah terbaik untuk kemudian mewakili Indonesia pada ajang MTQ tingkat internasional.

Ia mengatakan pada penyelenggaraan kali ini, STQ nasional terasa lebih bermakna. Hal ini karena dapat menjadi momentum untuk merajut kembali kebersamaan dan persaudaraan nasional pasca-Pemilu 2019.

"Kita bersyukur bahwa kegiatan musabaqah Alquran yang telah membudaya di tengah masyarakat ini terus berkembang, terutama dari sisi teknis penyelenggaraan. Tapi kita perlu meningkatkan kualitas STQ nasional agar berdampak positif bagi kehidupan umat bangsa dan negara," ujarnya.

Menteri yang mengawali sambutan dengan sebuah pantun ini, berharap kegiatan ini dapat menjadi stimulan untuk mengamalkan kandungan kitab suci Alquran, sebagai penuntun umat dalam kehidupan pribadi maupun sosial. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>

2Kronologi Begal di Selumar Sambas, Pelaku Mengaku Baru Datang dari Pontianak

BREAKING NEWS - Remaja Sambas Diduga Jadi Korban Begal, Bersimbah Darah Saat Ditemukan (IST)

Warga Desa Kubangga, Kecamatan Teluk Keramat, Kabupaten Sambas, Lu (16) menjadi korban begal di Dusun Selumar, Desa Tanjung Keracut, Kecamatan Teluk Keramat, Sabtu (29/6/2019) malam.

Akibat kejadian itu, Lu mengalami luka di bagian belakang tubuhnya. Selain itu, sepeda motor yang digunakan korban juga dilarikan pelaku.

Kasat Reskrim Polres Sambas AKP Prayitno mengatakan, saat ini pihaknya sedang melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Prayitno mengatakan, kasus pencurian dengan kekerasan di Dusun Selumar, Desa Tanjung Keracut, Kecamatan Teluk Keramat itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB.

Baca: Pelajar SLTP Jadi Korban Begal Sadis, LU Terkapar Bersimbah Darah, Pelaku Bawa Kabur Motor

Baca: Tampil Perdana Pada Cabang Tilawah Anak, Inilah Ungkapan Qari Termuda asal Sulawesi Barat

"Ia, benar sedang kita selidiki," kata Kasat Reskrim saat dikonfirmasi, Minggu (30/6/2019).

Menurutnya, korban merupakan warga Desa Kubangga, Kecamatan Teluk Keramat.

Korban tercatat masih duduk di kelas VIII SLTP.

Saat ini, korban masih mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>> 

 
3. Gubernur Sutarmidji Sepakat Selesaikan Batas Administrasi Kalbar-Kalteng
Gubernur Kalbar, Sutarmidji dan  Sekretaris Daerah Kalteng, Fahrizal Fitri menunjukan nota kerjasama kedua belah pihak, di Pendopo Gubernur Kalbar, Minggu (30/6/2019) (ISTIMEWA)

Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyambut kedatangan Pemerintah Kalteng yang dalam hal ini dihadiri langsung Sekretaris Daerahnya, Fahrizal Fitri.

Pertemuan antara dua pemerintahan yang berbatasan langsung ini dilakukan di Pendopo Gubernur Kalbar, Jalan Ahmad Yani Pontianak, Minggu (30/6/2019).

Pertemuan ini merupakan agenda penandatangan kerjasama antar kedua daerah yang langsung berbatasan secara administrasi.

Menurut Gubernur Kalbar, Sutarmidji saat diwawancarai satu diantara yang mereka bahas adalah penuntasan titik batas kedua provinsi yang masih belum menemui titik terang hingga saat ini.

Baca: Apresiasi AYO SRC, Gubernur Kalbar Sutarmidji Dukung Penuh SRC Ikut Bina BUMDes

Baca: Pertama Kali Musabaqah Hadis, Sutarmidji Usul Digelar Tersendiri Bagi Generasi Muda

"Ada beberapa titik untuk batas daerah Kalteng dan Kalbarbelum selesai,  satu area sekitar  33 ribu hektar, satunya  52 ribu hektar," ucap Midji saat diwawancarai mengenai kedatangan Pemprov Kalteng tersebut. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>> 

4. Pelanggaran Pemilu, Kotak Suara DPR RI di Landak Mulai Dibuka Hari Ini

Ketua Bawaslu Landak, Petrus Kanisius (TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ALFONS PARDOSI)

Terkait sidang Putusan Pelanggaran Administratif Pemilu oleh Bawaslu RI beberapa waktu lalu untuk empat laporan yang satu diantaranya dari Kalbar.

Untuk Kalbar bernomor 13/LP/PL/ADM/RI/00.00)V/2009, dengan pelapor Harli dan terlapor 30 PPK Kabupaten Landak, Kalbar.

Dalam Perkara nomor 13/LP/PL/ ADM/RI/00.00/V/2019 menetapkan :

Menyatakan PPK 6 Kecamatan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pelanggaran Administrasi Pemilu dalam Rekapitulasi Perolehan Suara di tingkat Kecamatan.

Memerintahkan PPK 6 Kecamatan untuk melakukan Perbaikan DAA1 DPR sesuai C1 Plano DPR sepanjang berkaitan dengan PDI Perjuangan.

Memerintahkan kepada KPU RI untuk Menindaklanjuti Hasil Perbaikan DAA1 DPR untuk 6 Kecamatan dimaksud.

Baca: Sejarah Singkat Kabupaten Bengkayang

Baca: Gerakan Peduli Sesama Salurkan Bantuan Untuk Ibu Jamiah

Seperti diberitakan sebelumnya, Bawaslu menyatakan 6 Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) di Kabupaten Landak, Kalbar terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan Pelanggaran Administratif Pemilu.

Dalam rekapitulasi hasil penghitungan perolehan suara calon anggota DPR RI. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>> 

5. PLN Mulai Pasang Tiang Listrik di Buduk Sempadang
Masyarakat Buduk Sempadang bahu membahu untuk mengangkut tiang listrik (TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA)


PT PLN Persero, mulai tahapan pemasangan jaringan listrik menuju Desa Buduk Sebadang, Kecamatan Selakau Timur.

Tokoh masyarakat Dusun Sempadang, Desa Buduk Sempadangdan Dusun Gayong Bersambut, Desa Selakau Tua, Kecamatan Selakau Timur, Satria mengungkapkan bahwa saat ini sudah terjawab permintaan masyarakat, dengan masuknya listrik, ke Dua Dusun, dan Dua Desa tersebut.
Dimana di wilayah tersebut terdapat kurang lebih 200 kepala keluarga (KK).

"Perjuangan yang cukup panjang membuahkan hasil ditahun 2019 ini," ujarnya, Minggu (30/6/2019).

"Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dalam proses perjuangan ini 4 bulan yang lalu," jelasnya.

Baca: BREAKING NEWS - Remaja Diduga Korban Begal Bersimbah Darah Saat Ditemukan

Baca: Pastikan ILC TVOne Kembali Tayang, Karni Ilyas: Badai Sudah Berlalu, Semoga Langitpun Cerah Kembali

Baca: RAMALAN ZODIAK Kesehatan Minggu 30 Juni 2019, Cancer Hari Ini Dinamis, Libra Terkendali

Dikatakannya lagi, "Terutama ucapan terima kasih sebesar-besarnya kepada Bapak Oesman Sapta selaku Ketua DPD RI yang telah menjembatani perwakilan kami untuk bertemu dengan pihak PLN wilayah Kalbar," tuturnya.BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>> 

Yuk Follow Akun Instagram tribunpontianak:

 

Berita Terkini