Kalbar 24 Jam - Cornelis & Polda Berduka, Tewas Terpanggang, hingga Peringatan Dini Badan Geologi
BERAGAM informasi, peristiwa dan kejadian menarik mewarnai Kalimantan Barat (Kalbar) dalam kurun waktu 24 jam terakhir di bulan Mei pekan ini sejak Kamis (30/5/2019).
Nah, apa saja informasi dan peristiwa populer tersebut.
Berikut tribunpontianak.co.id merangkumnya Jumat (31/5/2019).
1. Cornelis dan Polda Kalbar Berduka, Niko Sempat Bertugas di Pekan Gawai Dayak ke-34 Kalbar
Turut berduka cita!!! Kabar duka datang dari Gubenur Kalbar dua periode, Drs Cornelis.
Hal ini diketahui setelah Presiden Masyarakat Adat Dayak Nasional (MADN) ini mem-posting di akun Facebook miliknya, Drs. Cornelis, MH, Rabu (29/05/2019) sekitar pukul 12.31 WIB.
Almarhum diketahui bernama Aiptu Nikodemus anggota Intel Polda Kalbar yang meninggal dunia akibat serangan jantung.
Baca: TERPOPULER - Cornelis Blak-blakan Bahas Hasil Pemilu, Pria Tewas Terpanggang,hingga Rumah Muzdalifah
Baca: KLASEMEN Terkini Shopee Liga 1 | Persija, Persebaya hingga Persipura Terlempar ke Papan Bawah
"Mengunjungi rumah duka Aiptu Nikodemus anggota Intel Polda yang telah mengawal saya selama 12 tahun. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan," tulis akun Facebook Drs. Cornelis, MH.
Dalam foto tersebut, Cornelis yang menggunakan jaket hitam dibalut celana jeans biru tampak didampingi sang istri, Frederika Cornelis.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, almarhum Aiptu Nikodemus, dikebumikan di pemakaman Kristen Pal XIII, Kamis (30/5/2019).
Doa dan ucapan belasungkawa pun memenuhi kolom komentar di akun Facebook calon anggota DPR RI itu. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>
2. Cornelis Blak-blakan Bahas Hasil Pemilu Hingga Singgung Kabinet
PDI Perjuangan menjadi pemenang pemilu 2019. Ditingkat nasional, dipastikan partai berlambang banteng ini akan meraih kursi Ketua DPR RI.
Raihan tersebut tak terkecuali juga di DPD PDI Perjuangan Kalbar.
Tribun : Sebagai Ketua DPD PDI Perjuangan, bagaimana melihat hasil pemilu 2019 khususnya di Kalbar?
Cornelis : Ya, kalau berdasarkan hasilnya sih untuk DPR RI kita tambah satu kursi, DPRD Provinsi kita masih tetap 15, lalu Kabupaten Kota ada yang turun ada yang tetap ada yang kalah.
Tribun : Dengan capain tersebut apakah sudah baik? sesuai dengan target internal atau meleset? Apa penyebabnya?
Cornelis : Ya kalau untuk pusat, provinsi sesuai dengan target, kabupaten ni yang saya bingung banyak keluar dari target. Penyebabnyakan partai banyak, yang kedua kita ni dak ulet mengkampanyekan diri, mengkampanyekan partai, ketiga mungkin banyak yang ndak duduk ni apa yang inkamben, mungkin menganggap remeh kandidat lain dari partai lain, bisa jadi, belum tau pasti gaklah. BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>
3. Dikira Kosong, Kalvin Tak Menyangka Ayahnya Ditemukan Mengenaskan di Puing-Puing Kebakaran
Seroang warga di Pontianak Utara ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya dengan kondisi tubuh tak berbentuk lantaran ikut dilalap api, pada kebakaran yang terjadi di jalan Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (30/5/2019)
Korban tewas diketahui bernama Eng Yau Meng berusia 54 tahun, yang ditemukan di kamar rumah korban di antara puing - puing bangunan yang menjadi arang.
"Mungkin Sabtu kita akan makamkan, sekarang ini ada di yayasan dulu, untuk persiapan,"ungkapnya.
Ia mengatakan atas kepergian sang ayah, sang nenek alias Ibu dari korban yang sudah berusia lanjut pun sudah di beritahu pagi tadi.
"Nenek udah dikasi tau tadi pagi dan masih syok tau bapak meninggal," tuturnya.
Dirinya mengaku tak ada firasat atas kepergian sang ayah dengan cara mengenaskan seperti itu.
Dijelaskan Kalvin, ayahnya memang kerab berada dirumah belakang yang merupakan rumah pusaka Keluarga (lokasi kebakaran) untuk melakukan aktivitasnya, seperi berkebun.BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>
4. Peringatan Dini Badan Geologi Potensi Tejadi Gerakan Tanah pada 12 Kabupaten Kota di Kalbar
Badan Geologi menyampaikan peringatan dini potensi tanah bergerak di Kalbar untuk bulan Juni 2019.
Menurut data Badan Geologi, potensi tanah bergerak dibagi kepada dua, menengah dan tinggi.
Potensi gerakan tanah menengah adalah daerah yang mempunyai potensi menengah untuk terjadi gerakan tanah.
Pada zona ini dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, terutama pada daerah yang berbatasan dengan lembah sungai, gawir, tebing jalan atau jika lereng mengalami gangguan.
Sementara Potensi gerakan tanah tinggi adalah Daerah yang mempunyai potensi tinggi untuk terjadi gerakan tanah.
Pada zona ini, dapat terjadi gerakan tanah jika curah hujan diatas normal, sedangkan gerakan tanah lama dapat aktif kembali.
Berikut prakiraan wilayah potensi tejadi gerakan tanah bulan Juni 2019 di Kalimantan Barat: BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>
5. Gudang Mekanik PT Putra Sami Jaya Nyaris Rata dengan Tanah Dilahap si Jago Merah Saat Turun Hujan
Satu unit gudang mekanik milik PT Putra Sami Jaya di Moton Tinggi, Kelurahan Anjungan Melancar, Kecamatan Anjungan, Kabupaten Mempawah nyaris rata dengan tanah akibat dilahap jago merah, Kamis (30/5) sore.
Saksi mata, Nurlaila (60) saat itu sedang duduk didepan pabrik PT Putra Sami Jaya terkejut ketika melihat api tiba-tiba membesar di dalam gudang.
Budi yang menerima laporan juga terkejut dan merasa tidak percaya sebab saat itu sedang turun hujan, ia pun langsung bergegas mengecek gudang.
"Saya pikir tidak benar soalnya lagi turun hujan, begitu saya cek ternyata benar, saya langsung melapor ke anggota TNI Yonmek 643," katanya.
Baca: Remaja Mujahidin Ditempa Mengemban Tanggung Jawab
Baca: Syukuri Opini WTP Tiga Kali Berturut-turut, Presiden Jokowi Targetkan Seluruh Entitas WTP Tahun 2020
Baca: Live Streaming Persebaya Surabaya VS PSIS Semarang 1-0, Osvaldo Haay Cetak GOL
Setelah melapor, Budi bersama anggora TNI dan warga sekitar langsung berupaya melakukan pemadaman secara manual.
Meski hujan turun cukup deras, api yang sedang memakan dinding bangunan tersebut seolah tak kenyang-kenyang.
Sampai tiba pemadam kebakaran dari Badan Pemadam Api Sungai Pinyuh (BPA-SP) api masih berkobar ditengah hujan gerimis.
Asap mengepul dari kejauhan, bangunan yang bermaterial utama papan tersebut perlahan ambruk dimakan api.BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>