Kebakaran di Pontianak Utara
Dikira Kosong, Kalvin Tak Menyangka Ayahnya Ditemukan Mengenaskan di Puing-Puing Kebakaran
emalam itu habis kebakaran kita juga udah bongkar - bongkar, ndak ada apa - apa, pagi baru ketahuan,
Penulis: Ferryanto | Editor: Jamadin
Dikira Kosong, Kalvin Tak Menyangka Ayahnya Ditemukan Mengenaskan di Puing-Puing Kebakaran
PONTIANAK- Seroang warga di Pontianak Utara ditemukan tewas mengenaskan di rumahnya dengan kondisi tubuh tak berbentuk lantaran ikut dilalap api, pada kebakaran yang terjadi di jalan Sungai Selamat, Kelurahan Siantan Hilir, Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (30/5/2019)
Korban tewas diketahui bernama Eng Yau Meng berusia 54 tahun, yang ditemukan di kamar rumah korban di antara puing - puing bangunan yang menjadi arang.
Anak korban, Kalvin yang ditemui Tribun di rumahnya tepat didepan lokasi kebakaran bahwa pihak keluarga telah ikhlas atas kepergian sang ayah dan akan segera melakukan upacara pemakaman bagi sang ayah dalam waktu dekat.
Baca: Cornelis Blak-blakan Bahas Hasil Pemilu Hingga Singgung Kabinet
Baca: Elvasense, Inovasi Baru Pantau Gula Darah via Gadget
"Mungkin Sabtu kita akan makamkan, sekarang ini ada di yayasan dulu, untuk persiapan,"ungkapnya.
Ia mengatakan atas kepergian sang ayah, sang nenek alias Ibu dari korban yang sudah berusia lanjut pun sudah di beritahu pagi tadi.
"Nenek udah dikasi tau tadi pagi dan masih syok tau bapak meninggal," tuturnya.
Dirinya mengaku tak ada firasat atas kepergian sang ayah dengan cara mengenaskan seperti itu.
Dijelaskan Kalvin, ayahnya memang kerab berada dirumah belakang yang merupakan rumah pusaka Keluarga (lokasi kebakaran) untuk melakukan aktivitasnya, seperi berkebun.
"Bapak memang sering pulang balik kesana, bapak sering tidur disana, kadang nginap, kadang nggak pulang, dia didalam,"ujarnya.
Dilokasi sendiri ia mengatakan tak ada aliran listrik, hanya saja dari rumah yang berada depan pihak keluarga menyalurkan lampu untuk penerangan.
"Listrik si gak ada, tapi hanya kita kasi lampu karena kita tau bapak sering kesana,"katanya.
Kalvin mengakui sejak beberapa hari ini ia tak menemui sang ayah. Karena, menurutnya ayahnya kerab pergi dan pulang tanpa memberi tahu pihak keluarga.
"Bapak ini sudah 4 hari ini gak pulang, dia kan suka jalan - jalan kemana - mana, keluar, dia pulang juga gak ngasi tau, gak ngasi kabar ke kami,"ujarnya.
Kalvin pun tak menyangka karena ia sempat mengira bahwa rumah tersebut kosong, karena saat kejadian ia tak mendengar suara apapun. Dan bahkan, setelah api berhasil di padamkan, dan ia memeriksa kondisi lokasi bersama petugas pemadam dini hari tadi, tak ditemukan siapapun.
Kalvin terkejut bahwa saat hari telah mulai terang, petugas menemukan sesosok jasad manusia yang ternyata dari hasil identifikasi merupakan ayahnya..