Menteri Hanif Apresiasi Perusahaan Anggota Gapki yang Aktif Bantu Tangani Karhutla

pengerahan personel ini menunjukkan komitmen industri sawit di Kalbar dalam mendukung upaya pemerintah.

Editor: Nina Soraya
DOK/GAPKI KALBAR
PIMPIN APEL - Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq saat memimpin Apel Kesiapsiagaan Penanganan Karhutla di Pontianak, di Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu 2 Agustus 2025. Dalam kegiatan ini juga dilakukan pelepasan personel siaga karhutla untuk menjaga wilayah tetap aman dari Karhutla selama musim kemarau Agustus 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, PONTIANAK – Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, memberikan apresiasi tinggi kepada perusahaan anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) Kalimantan Barat atas peran aktif mereka dalam upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). 

Apresiasi ini disampaikan dalam Apel Siaga Karhutla yang digelar di Kantor Gubernur Kalimantan Barat pada Sabtu 2 Agustus 2025.

Apel siaga yang dipimpin langsung oleh Menteri Hanif ini merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dan berbagai pihak dalam menghadapi musim kemarau.

Acara ini dihadiri oleh Gubernur Kalimantan Barat, jajaran Forkopimda, TNI/Polri, BPBD, Manggala Agni, serta masyarakat peduli api.

Dalam sambutannya, Menteri Hanif menyoroti pentingnya kolaborasi multisektor.

"Saya mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak, termasuk sektor swasta seperti Gapki, PT Pertamina Patra Niaga, PT PLN, dan berbagai BUMN lainnya yang telah mengerahkan sumber daya dan peralatan untuk penanggulangan karhutla," ujarnya.

3 STRATEGI Kepala BNPB RI Tuntaskan Karhutla di Kalbar

Sebagai bentuk dukungan nyata, Gapki Kalimantan Barat mengerahkan 200 personel tanggap darurat untuk ikut serta dalam apel siaga.

Ketua Gapki Cabang Kalbar, Aris Supratman, menegaskan bahwa pengerahan personel ini menunjukkan komitmen industri sawit di Kalbar dalam mendukung upaya pemerintah.

"Selain 200 personel, perusahaan anggota Gapki juga telah menyiapkan berbagai sarana dan prasarana pemadam, serta infrastruktur pendukung di area perkebunan masing-masing sebagai bagian dari kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau," jelas Aris.

Ia juga menambahkan bahwa Gapki akan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, termasuk masyarakat, melalui program edukasi untuk mencegah karhutla sejak dini.

Apel siaga ini melibatkan personel gabungan dari berbagai instansi, menunjukkan sinergi kuat antara pemerintah, militer, kepolisian, dan sektor swasta dalam menjaga lingkungan dan mencegah bencana karhutla.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS

- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved