Sambut Baik Tarif Ekspor 19 Persen, Harapan Petani Daun Kratom Terpenting Harga Tetap Mahal

Tarif tersebut merupakan penurunan dari angka awal 32 persen yang sebelumnya diumumkan oleh Trump pada April 2025.

Penulis: Sahirul Hakim | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/SAHIRUL HAKIM
HARGA KRATOM - Daun Kratom di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat. Saat ini harga daun kratom yang jenis remahan berkisar Rp20 ribu hingga Rp30 ribu perkilogram, dan mentah Rp5-7 ribu perkilogram. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, KAPUASHULU - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, mengumumkan bahwa tarif ekspor sebesar 19 persen akan dikenakan terhadap seluruh produk asal Indonesia yang masuk ke pasar Amerika Serikat

Kebijakan ini merupakan hasil kesepakatan langsung antara Trump dan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Dimana Indonesia akan membayar tarif 19 persen kepada Amerika Serikat, untuk semua barang yang ekspor ke negara Amerika.

Tarif tersebut merupakan penurunan dari angka awal 32 persen yang sebelumnya diumumkan oleh Trump pada April 2025.

Menyikapi hal tersebut, petani dan pengusaha daun kratom di Kabupaten Kapuas Hulu, Provinsi Kalimantan Barat, menyambut baik, turunnya tarif ekspor tersebut, dimana dari 32 persen menjadi 19 persen.

Seorang petani daun kratom di Sungai Kapuas, Kecamatan Bunut Hilir, Ahmad menyampaikan, terpenting adalah harga daun kratom masih bisa diandalkan.

"Mudah-mudahan turunnya tarif ekspor tersebut, harga daun kratom semakin baik di Kapuas Hulu," ujarnya kepada Tribun Pontianak, Jumat 1 Agustus 2025.

Dijelaskan Ahmad, saat ini harga daun kratom di tingkat petani, jenis remahan berkisar Rp20 hingga Rp30 ribu perkilogram. "Kalau yang masih mentah berkisar Rp 5 -7 ribu perkilogram," ucapnya.

Akui Ahmad, sekarang ini daun kratom betul-betul salah satunya matapencaharian yang bisa menghidupkan perekonomian keluarga. 

Baca juga: Prakiraan Cuaca 2 Agustus pada 16 Kecamatan di Kapuas Hulu Akan Terjadi Hujan Ringan

"Diharapkan harga daun kratom lebih baik, dan tetap stabil, karena daun kratom satu-satunya harapan kami di wilayah sungai Kapuas," ungkapnya. 

Seorang penguasa daun kratom di Kapuas Hulu, Alex menyambut baik adanya penurunan tarif ekspor menjadi 19 persen. "Tentunya sangat membantu kami itu sendiri, sehingga mungkin harga daun kratom, baik tingkat kami maupun petani lebih baik," ujarnya.

Alex menjelaskan, saat ini harga daun kratom di wilayah Kabupaten Kapuas Hulu, masih stabil kisaran Rp20-30 ribu per kilogram ditingkat petani. "Ini sangat baik untuk petani dan kami sendiri," ucapnya.

Tentunya diharapkan, dengan turun tarif ekspor tersebut, harga agar lebih baik lagi kedepannya. "Terpenting dari itu juga adalah daun kratom tetap selalu laris manis untuk di jual," ungkapnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved