Aneka Pantun

8 Pantun Jawa Lucu, Cocok Buat Ngegombal Sekaligus Ngelawak

Pantun Jawa lucu menjadi salah satu contoh betapa fleksibelnya bentuk puisi lama ini bukan hanya menghibur

TRIBUNPONTIANAK- INSTAGRAM
ADAT JAWA- Pantun Jawa lucu menjadi salah satu contoh betapa fleksibelnya bentuk puisi lama ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Jawa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-Pantun tidak hanya terbatas pada bahasa Melayu atau Indonesia. 

Di berbagai daerah di Nusantara, pantun telah berkembang menjadi bagian dari tradisi lokal dengan gaya dan bahasa yang khas, termasuk di Pulau Jawa.

Pantun Jawa lucu menjadi salah satu contoh betapa fleksibelnya bentuk puisi lama ini bukan hanya menghibur, tetapi juga mencerminkan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat Jawa.

Meskipun secara historis pantun berakar dari budaya Melayu, masyarakat Jawa telah mengadopsi dan memodifikasinya ke dalam bahasa serta nuansa lokal.

Hal ini membuktikan bahwa pantun bisa diadaptasi ke dalam berbagai bahasa daerah dan tetap relevan hingga kini, bahkan menjadi bagian penting dalam kehidupan sosial dan budaya masyarakat.

Pantun Jawa, terutama yang bersifat lucu, sering digunakan dalam berbagai acara adat, pertemuan keluarga, hajatan, hingga pertunjukan kesenian tradisional seperti wayang, ketoprak, atau klenengan. 

Selain sebagai sarana hiburan, pantun juga digunakan sebagai media menyampaikan pesan moral, sindiran halus, maupun nasehat kehidupan.

Contoh Keunikan Pantun Madura, Hikmah Kehidupan dalam 10 Pantun Pilihan

Ciri Khas Pantun Jawa Lucu:

  • Menggunakan bahasa Jawa (seringkali campuran ngoko dan kromo)

  • Mengandung unsur humor atau guyonan khas Jawa

  • Bernuansa ringan, penuh canda, tapi tetap mengandung pesan

  • Terkadang diselipkan dalam percakapan spontan (improvisasi)

Contoh Pantun Jawa Lucu:

Mangan sate ning pinggir kali,
Disampari bocah nggowo sego.
Jare ganteng ngaku model Italy,
Model Italy kok nganggo sendal jepit loro!

(Artinya: Makan sate di pinggir sungai, didatangi anak kecil bawa nasi. Ngaku ganteng katanya model Italia, kok pakai sandal jepit dua pasang!)


Tuku es krim ning pasar Wage,
Es krime lumer nganti belepotan.
Senajan ra sugih lan ra duwe,
Sing penting ngguya-ngguyu saben awan.

(Artinya: Beli es krim di pasar Wage, es krimnya meleleh sampai berantakan. Walaupun tak kaya dan tak punya apa-apa, yang penting tertawa setiap siang.)

Berbagai Pantun Jawa Lucu

Berdasarkan buku KENTRUNG WARISAN TRADISI LISAN JAWA, Suripan Sadi Hutomo, Universitas Negeri Surabaya, 2018, berikut beberapa contoh pantun Jawa lucu yang bisa membuat acara berkumpul dengan teman menjadi lebih ceria. 

1. Wit kates cacahe papat
Tuku jamu katutan paku
Wis ora usah sambat
Jodohmu kuwi sakjane aku

2. Isa ngendhang
Ora isa nyuling
Isa nyawang
Ora isa nyandhing

3. Dolan teka Semarang
Pas tanggal limolas
Wis kadung sayang
Blas ora digagas

4. Banyu adem
Diwadahi cengkir
Kangen nganti mendem
Informasi penting disajikan secara kronologis
Seng dikangeni ora mikir

5. Godong tales 
Godong duren
Chat ora dibales 
Padahal online

Kumpulan Umpasa Batak Toba Cocok dalam Pesta Pernikahan dan Sukacita

6. Tuku bungkusan
Jerone jajanan
Wes kadung nyaman
Jebul gur konconan

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved