Berita Viral

Resmi Turun! Bandingkan Harga BBM Terbaru di Malaysia dengan SPBU di Seluruh Indonesia Juli 2025

Resmi turun harga BBM di Malaysia bandingkan dengan harga BBM di SPBU seluruh Indonesia terbaru Juli 2025.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Tribunnews.com
ISI MINYAK - Ilustrasi suasana pengisian BBM di SPBU. Resmi turun harga BBM di Malaysia bandingkan dengan harga BBM di SPBU seluruh Indonesia terbaru Juli 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Resmi turun harga BBM di Malaysia bandingkan dengan harga BBM di SPBU seluruh Indonesia terbaru Juli 2025.

Pemerintah Malaysia akan menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) mulai September 2025.

Sebelum turun, simak perbedaan harga BBM di Malaysia dengan di Indonesia mulai dari Pertamax, Pertalite, Shell, dll yang berlaku pada Juli 2025 ini.

Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim menyatakan bakal menurunkan harga BBM subsidi RON 95.

Hal tersebut disampaikan oleh Anwar Ibrahim pada Rabu 23 Juli 2025.

Resmi Turun! Harga BBM Besok 25 Juli 2025 di SPBU Seluruh Indonesia, Pertamax Cs Beda Sendiri

Saat ini, harga BBM subsidi RON 95 di Malaysia 2,05 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 7.912 per liter.

Lalu harga BBM RON 95 yang non-subsidi 2,50 ringgit atau sekitar Rp 9.648.

Anwar menyatakan, harga BBM subsidi RON 95 bakal menjadi lebih murah dibandingkan saat ini, yaitu 1,99 ringgit atau sekitar Rp 7.680 per liter.

“Setelah subsidi RON 95 yang ditargetkan diimplementasikan, pemerintah akan mengurangi harga bensin RON 95 menjadi RM 1,99 per liter secara eksklusif untuk warga negara Malaysia, sementara warga negara asing harus membayar harga pasar yang tidak disubsidi,” kata dia, dikutip dari The Star, Rabu 23 Juli 2025.

Anwar menambahkan, rincian lebih lanjut mengenai kebijakan penurunan harga BBM akan disampaikan pada akhir September 2025.

Anwar menjelaskan, kebijakan penurunan harga BBM tersebut akan memberikan manfaat bagi sekitar 18 juta pengendara kendaraan bermotor, termasuk anak muda berusia 16 tahun dan pekerja ekonomi lepas.

"Pada tahun 2023 dan 2024 saja, subsidi untuk RON 95 diperkirakan menghabiskan hampir RM 20 miliar per tahun,” katanya.

“Bahkan tahun ini, meskipun ada penurunan harga minyak global, harga RON 95 yang tidak disubsidi tetap sekitar RM 2,50 per liter, jauh lebih tinggi daripada harga subsidi yang dinikmati masyarakat Malaysia saat ini,” sambungnya.

Dia menekankan, langkah ini bertujuan untuk memastikan bahwa warganya bisa terus menerima subsidi bahan bakar.

Hal tersebut juga dilakukan untuk mengatasi kebocoran subsidi kepada kelompok-kelompok yang tidak berhak, termasuk warga negara asing.

Halaman
123
Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved