Aneka Pantun

10 Pantun Bahasa Bugis yang Ada Artinya, Ada Kandungan Nilai Budaya

Ciri khas lain dari pantun Bugis adalah penggunaan pola rima akhir a-b-a-b, atau disebut juga dengan pola abjad /ab-ab/

|
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Instagram @erinagudono
ADAT BUGIS- Struktur pantun Bugis memiliki kemiripan dengan pantun Melayu pada umumnya, yaitu terdiri dari empat baris dalam satu bait dan dibagi menjadi sampiran dan isi. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Pantun dalam bahasa Bugis merupakan salah satu bentuk peribahasa tradisional yang diungkapkan menggunakan bahasa daerah Bugis, salah satu suku besar di Sulawesi Selatan. 

Meski berasal dari budaya lokal, struktur pantun Bugis memiliki kemiripan dengan pantun Melayu pada umumnya, yaitu terdiri dari empat baris dalam satu bait dan dibagi menjadi sampiran dan isi.

Bagian sampiran terdapat pada dua baris pertama. Biasanya, baris ini menggambarkan elemen alam atau kehidupan sehari-hari, dan meski tidak berkaitan langsung dengan isi pantun, ia berfungsi sebagai pengantar untuk menciptakan irama dan keindahan bunyi.

Sementara itu, dua baris terakhir disebut isi, yakni bagian yang memuat pesan utama atau makna dari pantun tersebut baik berupa nasihat, sindiran, petuah moral, maupun ungkapan perasaan.

Ciri khas lain dari pantun Bugis adalah penggunaan pola rima akhir a-b-a-b, atau disebut juga dengan pola abjad /ab-ab/.

Ini berarti, bunyi akhir pada baris pertama sama dengan baris ketiga, sedangkan bunyi akhir pada baris kedua sama dengan baris keempat.

Melalui pantun Bugis, masyarakat tidak hanya menikmati keindahan bahasa, tetapi juga menyerap nilai-nilai budaya, etika sosial, serta kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun.

20 Contoh Pantun Melayu yang Sering Digunakan dalam Pernikahan dan Acara

Berikut ini beberapa pantun bahasa Bugis yang dirangkum dari berbagai sumber.

1. Ana'dara melli golla

Na sirruntu kallolo magaretta

Narekko melo ki massu bola

Tapesabbi kesi tomatoatta

Artinya :

Anak gadis membeli gula
Bertemu dengan Pemuda gagah
Jikalau kita ingin keluar rumah
Permisi dulu sama orang tua

2. Jokka-jokka lao ma'deros

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved