Dinas PU Sintang Teken MoU dengan Perusahaan, Bantu Tangani Jalan Rusak
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Mursalin menegaskan MoU ini bukan hanya seremonial untuk proyek perubahan.
Penulis: Agus Pujianto | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SINTANG - Pemerintah Kabupaten Sintang melalui Dinas Pekerjaan Umum menandatangani MoU dengan 4 perusahaan untuk berkolaborasi mengatasi kegawatdaruratan infrastruktur jalan.
Empat perusahaan swasta yang bergerak di bidang perkebunan dan tenaga listrik ini akan berkolaborasi untuk melakukan perbaikan dan pemeliharaan beberapa ruas jalan yang masuk dalam area konsesi.
Mulai dari ruas jalan Nenak, Sungai Ringin, Bancoh-Sungai Mali dan Jetak-Dedai.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Mursalin menegaskan MoU ini bukan hanya seremonial untuk proyek perubahan (proper) Tegas Atur Jalan yang digarapnya.
Tapi juga untuk memastikan kedepannya kolaborasi antara pemerintah dan sektor swasta tertib administrasi dan tidak terjadi tumpah tindih penanganan jalan lewat Dana pemerintah dan CSR perusahaan.
"Selama ini kolaborasi sudah terjalin, hanya kita tata lebih baik lagi. Jadi kalau misalnya dulu kewajiban CST perusahaan kita hanya tahu dari laporan, paling tidak sekarang kita sudah jelas arahnya, misalnya ke bidang infrastruktur, walaupun ndak semua CSR harus ke infrastruktur. Kan kolaborasi banyak hal. Kalau kalau ke infrastruktur tentu harus koordinasi ke dinas PU, supaya tidak tumpang tindih," jelas Mursalin, Senin 14 Juli 2025 di Aula Botani Dinas Pertanian dan Perkebunan.
Mursalin mengungkapkan, ruas jalan kabupaten Sintang yang dalam kondisi mantap baru 11,72 persen.
Sisanya, rusak ringan hingga parah dari total panjangnya 1.700 kilometer dan 2 ribu kilometer jalan desa.
Baca juga: Polres Sintang Gelar Operasi Patuh Kapuas 2025, Catat 7 Sasaran Penindakan Ini
"Dana APBD yang bisa fokus ke jalan setahun sekitar Ep 100 miliar. Saya sudah hitung kalau mau tuntaskan jalan kabupaten perlu anggaran 5,4 triliun kondisi mantap. Sementara anggaran 100 miliar pertahun digunakan untuk memperbaiki dan merawat jalan yang ada supaya tetap fungsional. Makanya pemerintah sekain dari APBD kita berusaha cari dana pusat dan keterlibatan pihak swasta," beber Mursalin.
Kedepan, Mursalin memastikan akan menjalin MoU dengan semua pihak swasta yang memiliki izin konsesi lahan di Sintang untuk membantu pemerintah menangani kegawatdaruratan infrastruktur.
"Karena memang kemampuan daerah terbatas. Apalagi dana tranfer dari pemerintah makin tahun makin turun ya mau tidak mau, daerah harus mandiri. Dan kondisi ruas jalan kita cukup panjang. Salaah satu solusinya ya kolaorasi dengann pihak ketiga. Bupati tidak minta perusahaan mengaspal jalan, tapi wajib fungsional," ujar Mursalin. (*)
- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp
!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!
Pemkab Sintang Harap Unka Perkuat Peran dalam Mendukung Program Strategis Nasional |
![]() |
---|
Mantan Bupati Sintang Milton Crosby Kaget Angka Stunting 31 Persen Tertinggi di Kalbar: Malu Rasanya |
![]() |
---|
4 Cerita Rakyat Asal Kabupaten Sintang Kalbar, Ada Legenda Bujang Beji hingga Sungai Kawat |
![]() |
---|
PUNYA 3 Anggota Dewan, Warga Silat Hulu Keluhkan Jalan Rusak 20 Tahun & Jembatan Ambruk Makan Korban |
![]() |
---|
Lomba Story Telling, Disdikbud Sintang Dorong Siswa Asah Bahasa Inggris dan Cinta Budaya |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.