Curah Hujan di Prediksi Rendah, BPBD Mempawah Ingatkan Warga Tak Lakukan Pembakaran Lahan

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan api unggun tanpa pengawasan.

Penulis: Ramadhan | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RAMADHAN
WASPADA KARUTLA - Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah, Purwadi. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, terutama di wilayah yang didominasi lahan gambut yang sangat rawan terbakar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mempawah mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di tengah kondisi cuaca kemarau saat ini, Minggu 13 Juli 2025.

Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Mempawah, Purwadi, menjelaskan bahwa berdasarkan data dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), curah hujan di wilayah Mempawah pada dasarian kedua bulan Juli 2025 berkisar antara 0 hingga 150 milimeter per dasarian. Angka tersebut masuk dalam kategori curah hujan rendah hingga menengah.

"Walaupun di beberapa titik wilayah Kabupaten Mempawah masih terjadi hujan, namun kami tetap mewaspadai kemungkinan munculnya hotspot atau titik panas yang dapat memicu kebakaran hutan dan lahan," ujar Purwadi.

Sebagai langkah antisipasi, Purwadi mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar, terutama di wilayah yang didominasi lahan gambut yang sangat rawan terbakar.

"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Ini sangat berbahaya, apalagi jika dilakukan di area gambut karena api bisa menjalar dan sulit dipadamkan," tegasnya.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak membuang puntung rokok sembarangan dan tidak meninggalkan api unggun tanpa pengawasan.

"Hal-hal kecil seperti membuang puntung rokok sembarangan bisa berdampak besar jika berada di lahan kering. Kami minta masyarakat juga memastikan api unggun benar-benar padam sebelum ditinggalkan," lanjutnya.

Baca juga: Tim Polres Mempawah Juara Turnamen Mini Soccer Antar Polres HUT Bhayangkara ke-79 di Singkawang

BPBD Mempawah bersama instansi terkait terus melakukan pemantauan titik-titik rawan serta menyosialisasikan upaya pencegahan karhutla kepada masyarakat, termasuk melalui aparat desa dan kelurahan.

"Kesadaran dan partisipasi aktif dari masyarakat sangat penting untuk mencegah terjadinya bencana kebakaran hutan dan lahan di musim kemarau ini," tutup Purwadi. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved