Ragam Contoh
Asal Usul Tradisi Lempar Bunga di Pesta Pernikahan, Benarkah Bisa Bawa Jodoh?
Tradisi melempar bunga sebenarnya bukan berasal dari budaya lokal Indonesia, melainkan merupakan adaptasi dari budaya Barat.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Dalam setiap pesta pernikahan, selalu ada momen-momen ikonik yang ditunggu-tunggu oleh para tamu undangan.
Salah satunya adalah momen lempar bunga atau hand bouquet oleh pengantin wanita.
Tradisi ini kerap menjadi sorotan karena dipercaya membawa makna tersendiri bagi siapa pun yang berhasil menangkap bunga tersebut.
Namun, benarkah tradisi ini mengandung makna spiritual atau hanya sekadar hiburan belaka?
Asal Usul dan Makna Tradisi Lempar Bunga
Tradisi melempar bunga sebenarnya bukan berasal dari budaya lokal Indonesia, melainkan merupakan adaptasi dari budaya Barat.
Dalam sejarahnya, tradisi ini diyakini muncul untuk mengalihkan perhatian tamu yang terlalu antusias bahkan sampai mencabut bagian dari pakaian pengantin sebagai simbol keberuntungan.
• Contoh Doa yang Dianjurkan Saat Menghadiri Pernikahan dalam Islam
Sebagai alternatif, pengantin wanita mulai melempar buket bunga ke arah tamu sebagai simbol keberuntungan tanpa harus menyentuh langsung sang pengantin.
Biasanya, buket dilemparkan ke arah belakang, tepat ke kerumunan teman-teman atau saudara yang belum menikah.
Konon, siapa pun yang berhasil menangkap bunga tersebut dipercaya akan menjadi orang berikutnya yang segera menemukan jodoh dan melangsungkan pernikahan.
Meskipun awalnya hanya dilakukan di negara-negara Barat, kini tradisi lempar bunga telah menjadi tren global termasuk di Indonesia.
Hampir di setiap pernikahan modern, momen lempar bunga dijadikan bagian dari rangkaian acara hiburan yang dinantikan, terutama oleh para tamu lajang.
Di sisi lain, tak sedikit pula yang melihat tradisi ini sebagai hiburan semata untuk mencairkan suasana pesta.
Lempar bunga bisa menjadi momen yang menyenangkan, penuh gelak tawa, dan mempererat keakraban antar tamu undangan.
Benarkah Bisa Bawa Jodoh?
| Resep Sate Gebug Khas Malang, Olahan Daging Kurban Empuk dan Gurih |
|
|---|
| 5 Senjata Tradisional Kalimantan Barat dan Filosofi di Baliknya |
|
|---|
| Contoh Susunan Acara dan Pedoman Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 di Sekolah |
|
|---|
| Mahasiswa Wajib Tahu! Kemenkeu Buka Program Magang di 34 Provinsi |
|
|---|
| Daging Kurban Bisa Tahan Setahun, Asal Disimpan dengan Cara Ini |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/Bunga-Pernikahan.jpg)