Berita Viral

RESMI Aturan Tilang Kendaraan Terbaru Per 1 Juni 2025 SIM dan STNK Langsung Diblokir Lengkap Denda

Resmi berlaku aturan tilang kendaraan terbaru berlaku per 1 Juni 2025 kini SIM dan STNK langsung diblokir lengkap dengan besaran sanksi denda.

Editor: Rizky Zulham
Dok. Kompas.com
RAZIA KENDARAAN - Ilustrasi petugas kepolisian melakukan pemeriksaan kelengkapan pengendara yang melintas. Resmi berlaku aturan tilang kendaraan terbaru berlaku per 1 Juni 2025 kini SIM dan STNK langsung diblokir lengkap dengan besaran sanksi denda yang wajib dibayar. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Resmi berlaku aturan tilang kendaraan terbaru berlaku per 1 Juni 2025 kini SIM dan STNK langsung diblokir lengkap dengan besaran sanksi denda yang wajib dibayar.

Aturan penerapan tilang kendaraan elektronik atau electronic traffic law enforcement ETLE terbaru kembali direvisi oleh pemerintah.

Kini, sistem tilang eletronik semakin digencarkan seiring dengan pengurangan tilang manual langsung di jalanan.

Sejak diberlakukannya sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) secara penuh, pelanggaran lalu lintas kini ditindak secara elektronik tanpa adanya interaksi langsung antara pengendara dan petugas.

Untuk itu, masyarakat perlu memahami besaran denda yang harus dibayarkan jika terekam melanggar aturan lalu lintas oleh kamera ETLE.

Viral Aksi Polisi Minta Warga Transfer Denda Tilang Rp 200 Ribu ke Rekening DANA

Besaran denda ini bervariasi tergantung jenis pelanggaran yang dilakukan, sesuai dengan ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

Berdasarkan Peraturan Kepala Korps Lalu Lintas Nomor 1 Tahun 2022 tentang Standar Operasional Prosedur Penindakan Pelanggaran Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan Menggunakan Peralatan Elektronik, pemilik kendaraan yang tidak melakukan konfirmasi tilang ETLE akan berimbas pada pemblokiran STNK.

Pemblokiran STNK bersifat sementara.

Artinya, STNK akan dibuka secara otomatis jika pemilik kendaraan sudah melunasi pembayaran denda ETLE.

Kepala Unit Penegakan Hukum Satuan Lalu Lintas (Kanit Gakkum Satlantas) Kepolisian Resor Kota (Polresta) Surakarta, AKP Endang Tri Handayani mengatakan, untuk membuka STNK yang diblokir, pemilik kendaraan harus mengajukan pembukaan blokir STNK di Kantor Subdirektorat Penegakan Hukum.

"Pemilik kendaraan yang kesulitan bayar pajak karena STNK diblokir, maka dia harus mengajukan pembukaan blokir ke Kantor Subdirektorat Penegakan Hukum untuk konfirmasi dan membayar denda tilang ETLE," ujarnya, dikutip dari Kompas.com melalui sambungan telepon.

Pada saat mendatangi kantor, jangan lupa membawa syarat pembukaan blokir STNK, seperti:

- STNK asli dan fotokopi

- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli dan fotokopi dari pemilik kendaraan.

Selanjutnya pemilik kendaraan melakukan konfirmasi kepada petugas.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved