Mata Lokal Fest 2025
Fokus Urai Kemacetan dan Polusi di Jakarta, Pemerintah Gratiskan 15 Golongan dan Berikan Insentif
Ia menilai bahwa Jak Lingko seharusnya bukan melayani warga di Jakarta saja, tapi warga yang mau masuk ke jakartanya.
Editor:
Madrosid
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Tribunnews/Jeprima
MATA LOKAL FEST 2025 - Gubernur Jakarta Pramono Anung saat berbicara di acara Mata Lokal Fest 2025 yang diadakan Tribun Network, di Hotel Shangrilla, Jakarta, Kamis 8 Mei 2025. Pramono memaparkan strategi mengatasi kemacetan di Jakarta dengan memberlakuka sistem parsial. Sistem Jak Lingko tidah hanya di Jakarta saja tapi perlu dilkauka di sekitar Jakarta seperti Bogor, Tanggerang hingg Bekasi dan cianjur.
2. Tenaga Kontrak yang bekerja di Pemprov DKI
3. Pemilik Kartu Jakarta Pintar (KJP)
4. Karyawan Swasta tertentu/Pekerja (Gaji sesuai UMP melalui Bank DKI)
5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa
6. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga.
Penerima TJ Card
1. Lanjut usia 60 tahun ke atas (lansia)
2. Penyandang disabilitas
3. Anggota Veteran Republik Indonesia
4. Penerima Raskin (pemilik Kartu Keluarga Sejahtera)
5. Penduduk pemilik KTP Kepulauan Seribu
6. Pengurus masjid (marbot)
7. Pendidik dan tenaga Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD)
8. Larva monitor
9. Anggota TNI/Polri.
Berita Terkait
Berita Terkait: #Mata Lokal Fest 2025
Alasan Penulisan Ulang Sejarah Indonesia Pada HUT ke-80 RI Terungkap di Mata Lokal Fest 2025 |
![]() |
---|
Kalbar Terpilih Bantu Atasi Krisis Beras Dunia, Malaysia Jadi Negara Tujuan Ekspor Pertama |
![]() |
---|
Wacana Merombak Narasi Sejarah Indonesia, Menteri Kebudayaan Gagas Penulisan Ulang Sejarah Indonesia |
![]() |
---|
Sampah Makanan di Program Makan Bergizi Gratis Jadi Solusi Kompos, Tribun Network Dorong Kolaborasi |
![]() |
---|
Solusi Diversifikasi Pasar Respon Atas Kebijakan Tarif Impor Trump, Maman: Prioritas Pasar Domestik |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.