Pimpin Apel Kesiapsiagaan Bencana, Ini Pesan Pj Sekda Sanggau 

Pj Sekda Sanggau Aswin Khatib berpesan kepada seluruh personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menjaga kesehatan.

Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Try Juliansyah
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/Istimewa
TINJAU SAPRAS - Pj Sekda Sanggau Aswin Khatib didampingi Plt Kepala Pelaksana BPBD Sanggau Budi Darmawan saat meninjau sapras penanggulangan bencana yang dimiliki BPBD Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kemarin.  

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Penjabat Sekretaris daerah (Pj Sekda) Kabupaten Sanggau Aswin Khatib memimpin apel kesiapsiagaan bencana di halaman Kantor BPBD Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, kemarin.

Pada kesempatan ini, Pj Sekda Sanggau Aswin Khatib berpesan kepada seluruh personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk menjaga kesehatan dalam menjalankan tugas kebencanaan.

"Saya minta tetap jaga kesehatan, sehingga bisa gesit dalam menjalankan tugas. Perlu juga latihan fisik sepertinya ini, walaupun sekedar lari-lari kecil bersama instansi terkait,"katanya.

Aswin berharap, dengan dilaksanakannya apel ini akan terjalin dengan baik semangat kebersamaan BPBD dan TRC dengan lintas sektor pentahelix dalam mewujudkan penanganan bencana yang cepat, tepat dan efektif menjadi aksi nyata dalam upaya mengurangi resiko bencana di Kabupaten Sanggau.

Aswin mengatakan bahwa Kabupaten Sanggau merupakan daerah potensi bencana dengan kategori sedang, seperti banjir, angin puting beliung, tanah longsor, kebakaran hutan dan lahan yang rawan dan dapat terjadi setiap saat.

"Kondisi geografis dimana terdapat lereng, tebing, jurang serta aliran sungai ditambah berkurangnya pagar alamiah yang melindungi pemukiman menjadi salah satu penyumbang besarnya potensi bencana di Kabupaten Sanggau,"jelasnya.

Baca juga: Wujud Apresiasi Pengabdian, Polres Sanggau Gelar Upacara Korp Raport Kenaikan Pangkat IPTU Mamid

Berdasarkan histori kejadian bencana pada tahun 2025 di Kabupaten Sanggau mengalami intensitas bencana tinggi dimana ada 8 Kecamatan dan 32 desa mengalami kejadian bencana banjir yang melumpuhkan aktifitas dan akses masyarakat terhadap ketersediaan logistik, layanan kesehatan serta pendidikan.

Oleh karenanya, ia meminta hal ini menjadi perhatian bersama untuk meningkatkan kesiapsiagaan bencana. Selain itu, Aswin juga mengajak BPBD untuk terus berinovasi dalam merancang kegiatan kesiapsiagaan bencana yang lebih efektif, kreatif dan partisipatif dalam meningkatkan pengalaman masyarakat menanggulangi bencana. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved