TIPS Tetap Bisa Puasa Bagi Penderita Asam Lambung dan Gerd, Perhatikan Pantangannya

Makanya perlua adanya adaptasi selama berapa hari agar perut terbiasa dan mulai nyaman tanpa adanya bantuan obat apapun.

Tayang:
Penulis: Madrosid | Editor: Madrosid
Genered by AI/Chat GPT
PUASA RAMADHAN - Foto ilustrasi hasil kecerdasan buatan (AI), Jumat (28/3/2025), seorang yang menderita asam lambung tetap bisa berpuasa dengan aman dan nyaman. Pastikan untuk menggunakan tips dengan pantangan makanan yang harus dihindari agar tetap bisa berpuasa. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID - Melaksanakan ibadah puasa memang miliki tantangan untuk menahan lapar dan haus.

Utama bagi penderita asam lambung atau gerd menjalan ibadah puasa bukanlah perkara yang mudah.

Sebab dengan berpuasa tentu akan meningkatkan produksi asam lambung yang akan membuat dinding lambung sakit.

Makanya perlua adanya adaptasi selama berapa hari agar perut terbiasa dan mulai nyaman tanpa adanya bantuan obat apapun.

Tapi meskipun hal itu berat bukan tidak mungkin untuk tetap bisa melaksanakan ibadah puasa dengan nyaman dan aman.

Ada sejumlah tips yang bisa dipraktekkan bagi penderita asam lambung agar tetap bisa berpuasa.

Baca juga: PUASA Lancar Tapi Tidak Shalat, Apa Hukumnya Dalam Islam ?

Tips Tetap Bisa Puasa Bagi Penderita Asam Lambung

- Hindari Makanan Sebabkan Asam Lambung

Kurangi konsumsi makanan yang dapat memicu meningkatnya asam lambung.

Seperti makanan mengandung lemak tinggi yang terdapat pada santan, susu, jeroan, makanan yang digoreng, serta daging, dapat memperberat cara kerja lambung sehingga puasa menjadi tidak nyaman.

- Makan secukupnya saat sahur dan berbuka

Makan terlalu banyak dalam satu waktu dapat membuat lambung bekerja lebih keras. Hal ini dapat memicu munculnya keluhan, misalnya perut begah dan terasa penuh.

Oleh dari itu, saat sahur dan berbuka, makanlah dengan perlahan dan dalam jumlah secukupnya. Hindari makan dalam jumlah yang banyak dalam satu waktu.

Contohnya, saat berbuka awali dengan mengonsumsi makanan yang ringan dahulu, kemudian baru dilanjutkan dengan makan besar. Jika masih lapar setelah salat tarawih, cukup konsumsi camilan ringan yang sehat, seperti kurma, pisang, granola, atau biskuit.

- Jangan makan terburu-buru

Selama menjalani ibadah puasa, jangan terburu-buru menghabiskan makanan agar dapat dilumat dengan sempurna.

Serta hindari makan sambil mengobrol, bisa membuat banyak udara masuk ke saluran cerna dan memicu sakit maag.

- Utamakan Makanan Clean Food

Makanan berjenis “clean food” seperti sayur yang direbus atau protein rendah lemak bisa menjadi pilihan yang baik untuk mengatasi masalah asam lambung atau maag.

Clead food seperti makanan yang dikukus atau dibakar, serta makanan tanpa rasa pedas dan asam sebagai menu sahur atau berbuka.

- Perbanyak Makanan Penetral Asam Lambung

Konsumsilah daging rendah lemak, seperti dada ayam dan ikan, serta buah yang tidak asam, seperti apel, pisang, dan pir.

Penderita maag juga disarankan untuk memasak makanan dengan cara dipanggang, dikukus, atau direbus.

Buah yang baik untuk menetralkan asam lambung adalah pepaya, melon, pisang, apel merah dan semangka.

- Hindari tidur setelah makan

Setelah sahur jika masih mengantuk dan ingin kembali tidur sebaiknya jangan langsung tidur setelah makan upayakan lakukan aktifitas lain agar tidak memicu terjadinya asam lambung.

Tapi jika memang ngantuk berat upayakan tetap tidur dengan posisi setengah duduk agar dapat mencegah makanan kembali ke kerongkongan.

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved