Ragam Contoh

Dokter Gizi Ungkap Cara Ampuh Cegah Kantuk di Siang Hari Saat Berpuasa

Bagi para pencinta kafein, menjalani hari tanpa secangkir kopi sering kali terasa seperti ujian berat. 

Tayang:
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
PUASA- Biasanya, kopi menjadi andalan untuk meningkatkan fokus dan menjaga stamina. Namun saat berpuasa, kebiasaan tersebut tentu tidak bisa dilakukan sepanjang hari.  

Ringkasan Berita:
  • Bagi para pencinta kafein, menjalani hari tanpa secangkir kopi sering kali terasa seperti ujian berat. 
  • Biasanya, kopi menjadi andalan untuk meningkatkan fokus dan menjaga stamina. Namun saat berpuasa, kebiasaan tersebut tentu tidak bisa dilakukan sepanjang hari. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID- Bulan suci Ramadan kembali hadir membawa suasana penuh berkah sekaligus tantangan tersendiri bagi umat Muslim yang menjalankan ibadah puasa. 

Selain menahan lapar dan haus sejak terbit fajar hingga matahari terbenam, banyak orang juga harus berjuang melawan rasa kantuk dan tubuh yang terasa lemas di siang hari. 

Kondisi ini kerap membuat produktivitas menurun, terutama bagi mereka yang tetap menjalani aktivitas padat seperti bekerja, kuliah, maupun mengurus rumah tangga.

Bagi para pencinta kafein, menjalani hari tanpa secangkir kopi sering kali terasa seperti ujian berat. 

Biasanya, kopi menjadi andalan untuk meningkatkan fokus dan menjaga stamina. Namun saat berpuasa, kebiasaan tersebut tentu tidak bisa dilakukan sepanjang hari. 

Akibatnya, sebagian orang merasa energi cepat terkuras dan konsentrasi sulit dipertahankan.

Waktu Buka Puasa dan Imsak Melawi Hari Ini Ramadhan 2026, Terjadi Perubahan Waktu Imsak dan Buka

Meski demikian, bukan berarti kamu harus pasrah menghadapi rasa lemas selama puasa. Tubuh tetap bisa bugar dan berenergi tanpa ketergantungan pada kopi, asalkan pola tidur dan pola makan diatur dengan tepat. 

Kuncinya terletak pada manajemen istirahat yang baik serta pemilihan asupan nutrisi yang cermat, terutama saat sahur.

Dokter Spesialis Gizi Klinik, Jovita Amelia, M.Sc., Sp.GK, mengungkapkan bahwa rasa kantuk berlebihan saat puasa sebenarnya bisa dicegah dengan strategi yang sederhana namun konsisten.

Menurutnya, kualitas tidur yang cukup di malam hari sangat berpengaruh terhadap kebugaran tubuh keesokan harinya. 

Selain itu, pemilihan jenis makanan saat sahur memegang peranan penting dalam menjaga kestabilan energi.

1. Utamakan Karbohidrat Kompleks Saat Sahur

Salah satu langkah utama agar tubuh tidak mudah terasa lemas adalah memilih sumber karbohidrat yang tepat. dr. Jovita menekankan pentingnya mengonsumsi karbohidrat kompleks ketika sahur.

Ia menyarankan agar menu sahur mengandung karbohidrat seperti nasi, gandum utuh, kentang, maupun ubi. Jenis karbohidrat ini berbeda dengan karbohidrat sederhana yang cepat dicerna tubuh. Karbohidrat kompleks membutuhkan waktu lebih lama untuk diproses dalam sistem pencernaan.

Proses pencernaan yang lebih lambat tersebut membuat pelepasan energi berlangsung secara bertahap dan stabil. Dengan demikian, kadar gula darah tidak melonjak secara drastis lalu turun dengan cepat.

Dampaknya, rasa kenyang bisa bertahan lebih lama dan tubuh tetap mendapatkan suplai energi secara konsisten sepanjang hari.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved