HMI Cabang Mempawah Gelar Seminar Peran Mahasiswa Menangkal Ideologi Radikalisme dan Terorisme

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda HMI Cabang Mempawah, Aswan, menyampaikan bahwa Kabupaten Mempawah sangat rentan masuknya paham

Penulis: Ramadhan | Editor: Rivaldi Ade Musliadi
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
FOTO BERSAMA - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah melaksanakan Seminar Kemahasiswaan terkait Peran Mahasiswa dalam menangkal Ideologi Radikalisme dan Terorisme di Era Teknologi 4.0, di Cafe Oneway Sungai Pinyuh, Rabu 19 Februari 2025. 

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, MEMPAWAH - Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Mempawah melaksanakan Seminar Kemahasiswaan terkait Peran Mahasiswa dalam menangkal Ideologi Radikalisme dan Terorisme di Era Teknologi 4.0, di Cafe Oneway Sungai Pinyuh, Rabu 19 Februari 2025.

Narasumber di kegiatan tersebut yaitu Plt Kabag Kesbangpol Mempawah Jamaludin, Pengurus MUI Kabupaten Mempawah Ustad Sholihin, Kejaksaan Negeri Mempawah Devi Sintia, Pengurus MD KAHMI Mempawah Fathurrahman.

Untuk Peserta pada Seminar Kemahasiswaan tersebut di hadiri dari perwakilan organisasi PMII Mempawah, DEMA STAIM, IKAMI Mempawah, Pemuda Sungai Pinyuh serta Anggota Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Mempawah dengan berjumlah 106 Peserta.

Kapolsek Mempawah Timur Antar Almarhum Orangtua Personelnya ke Tempat Peristirahatan Terakhir

Ketua Bidang Perguruan Tinggi, Kemahasiswaan dan Pemuda HMI Cabang Mempawah, Aswan, menyampaikan bahwa Kabupaten Mempawah sangat rentan masuknya paham radikalisme dan terorisme jika tidak dilakukannya pencegahan.

"Karena melihat beberapa tahun yang berlalu kelompok Gafatar berkembang Pesat di Kabupaten Mempawah dan adanya penangkapan jaringan Terorisme," jelasnya.

Ia mengatakan, kegiatan yang dilakukan pada malam hari ini adalah dengan tujuan upaya untuk melakukan pencegahan paham radikalisme dan terorisme masuk di Kabupaten Mempawah.

"Sekaligus untuk mengingatkan para mahasiswa, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan lainnya agar selalu waspada masuknya aliran yang di larang pemerintah maupun jaringan teroris di lingkungan pergaulan dan tempat tinggalnya serta bijak dalam menggunakan media sosial dengan memilah konten-konten yang mengandung unsur paham radikalisme dan terorisme," tutupnya. (*)

- Baca Berita Terbaru Lainnya di GOOGLE NEWS
- Dapatkan Berita Viral Via Saluran WhatsApp

!!!Membaca Bagi Pikiran Seperti Olahraga Bagi Tubuh!!!

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved